HOME  ⁄  Otomotif

Kustomfest 2026 Siapkan Karya Modifikator Indonesia Tampil di Jepang, Buka Peluang Bersaing di Pasar Otomotif Internasional

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Kustomfest 2026 Siapkan Karya Modifikator Indonesia Tampil di Jepang, Buka Peluang Bersaing di Pasar Otomotif Internasional
Foto: Ilustrasi: Deretan motor yang sudah dimodifikasi dalam ajang pameran Kustomfest 2026.

Pantau - Kustomfest 2026 membuka kesempatan bagi para modifikator kendaraan Indonesia untuk memperkenalkan karya mereka di panggung internasional melalui program Indonesian Attack yang menargetkan keikutsertaan dalam Yokohama Hot Rod Custom Show 2026 di Jepang pada awal Desember mendatang.

Program tersebut menjadi salah satu agenda Kustomfest 2026 yang berlangsung pada 10–11 Oktober di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, untuk memperluas pengenalan industri modifikasi otomotif Indonesia ke pasar global.

Sejumlah karya terbaik peserta Kustomfest akan mendapatkan kesempatan tampil dalam Yokohama Hot Rod Custom Show yang memasuki penyelenggaraan ke-34.

Direktur Kustomfest Lulut Wahyudi mengatakan industri modifikasi kendaraan di Indonesia membutuhkan dorongan untuk menghadapi tantangan ekonomi dan persaingan produk dari luar negeri.

“Kustomfest melihat, dunia kustom Indonesia perlu semacam pemantik berupa siraman bahan bakar beroktan tinggi agar bisa menyala cepat, membuat api membesar, dan panasnya bisa membakar semangat para pelaku kustom,” kata Lulut dalam keterangan resminya, Minggu (11/10/2026).

Program Indonesian Attack Buka Jalan Modifikator Lokal ke Jepang

Program Indonesian Attack telah berjalan sejak 2017 sebagai sarana memperkenalkan kemampuan modifikator Indonesia kepada komunitas otomotif internasional.

Melalui program tersebut, Kustomfest memberikan kesempatan bagi pelaku industri modifikasi lokal untuk membawa karya mereka ke ajang otomotif di luar negeri.

Pada 2026, sejumlah karya terbaik dari peserta Kustomfest disiapkan untuk mengikuti Yokohama Hot Rod Custom Show di Jepang.

Pameran internasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada awal Desember 2026 dan memasuki penyelenggaraan ke-34.

Keikutsertaan modifikator Indonesia diharapkan dapat memperluas pengenalan karya otomotif lokal kepada komunitas dan pelaku industri modifikasi internasional.

Kesempatan tampil di Jepang juga menjadi sarana bagi para peserta untuk memperlihatkan kemampuan dalam desain, pengerjaan, dan pengembangan kendaraan modifikasi.

Industri Modifikasi Indonesia Hadapi Persaingan Produk China

Lulut mengungkapkan bahwa pelaku industri modifikasi kendaraan Indonesia menghadapi sejumlah tantangan dalam mempertahankan keberlangsungan usaha.

Salah satu tantangan tersebut berasal dari kondisi ekonomi yang lesu dan memengaruhi aktivitas industri modifikasi.

Selain itu, masuknya komponen kendaraan modifikasi produksi massal dari China turut meningkatkan persaingan di pasar domestik.

Kondisi tersebut berpotensi memberikan tekanan terhadap usaha rumahan yang menghasilkan produk berdasarkan kreativitas dan keterampilan khusus.

Pelaku industri skala kecil umumnya mengandalkan karakter desain serta pengerjaan yang berbeda dari produk massal.

Melalui Kustomfest, penyelenggara berupaya memberikan ruang bagi para pelaku industri untuk memperkenalkan kemampuan dan memperluas jaringan usaha.

Program internasional seperti Indonesian Attack juga menjadi salah satu upaya memperluas pasar bagi karya modifikasi Indonesia.

Kustomfest 2026 Hadirkan Pameran Motor dan Mobil Modifikasi

Selain mempersiapkan karya untuk tampil di Jepang, Kustomfest 2026 menghadirkan berbagai kegiatan otomotif di Jogja Expo Center, Yogyakarta.

Salah satu agenda utama adalah Kustom Bike Show yang menampilkan sepeda motor hasil modifikasi dari para peserta.

Penyelenggara juga menghadirkan Hot Rod & Kustom Car Show sebagai ruang pamer kendaraan roda empat yang telah melalui proses kurasi.

Berbagai kendaraan yang ditampilkan menjadi bagian dari hasil kreativitas pelaku industri modifikasi otomotif.

Pengunjung juga dapat menyaksikan kompetisi flat track yang menjadi salah satu kegiatan dalam festival tersebut.

Kustomfest turut menghadirkan kegiatan modifikasi helm, seni lukis kendaraan, serta berbagai aktivitas komunitas otomotif.

Rangkaian kegiatan tersebut mempertemukan modifikator, pelaku usaha, dan penggemar kendaraan modifikasi dalam satu penyelenggaraan.

Modifikator Jepang dan Amerika Serikat Hadir di Kustomfest

Kustomfest 2026 juga melibatkan modifikator dan praktisi otomotif internasional dari Jepang serta Amerika Serikat.

Kehadiran mereka membuka kesempatan pertukaran pengalaman dan gagasan dengan para pelaku industri modifikasi Indonesia.

Interaksi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas hubungan antara komunitas otomotif lokal dan internasional.

Penyelenggara juga memberikan ruang bagi pelaku industri kreatif untuk memperkenalkan berbagai produk yang berkaitan dengan dunia modifikasi kendaraan.

Produk yang ditampilkan mencakup komponen otomotif hingga pakaian dan perlengkapan pendukung industri modifikasi.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha memperluas pengenalan produk sekaligus membangun hubungan dengan komunitas yang lebih luas.

Kustomfest Masuki Tahun Ke-15, Dorong Keberlanjutan Industri Kreatif Otomotif

Penyelenggaraan Kustomfest 2026 menandai tahun ke-15 festival modifikasi otomotif tersebut.

Selama penyelenggaraannya, Kustomfest menjadi tempat berkumpulnya modifikator, komunitas, dan pelaku industri kreatif otomotif.

Pada tahun ini, festival kembali menempatkan pengembangan karya lokal dan perluasan jaringan internasional sebagai bagian dari kegiatannya.

Kesempatan tampil di Yokohama Hot Rod Custom Show 2026 menjadi salah satu langkah untuk memperkenalkan kemampuan modifikator Indonesia di luar negeri.

Meski demikian, penyelenggara juga menyoroti pentingnya menjaga keberlanjutan usaha dan memperluas pasar bagi industri modifikasi dalam negeri.

Melalui rangkaian pameran, kompetisi, dan program internasional, Kustomfest 2026 berupaya mendukung perkembangan industri modifikasi otomotif Indonesia di tengah persaingan pasar.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026