HOME  ⁄  Politik

Penyaluran Bansos Triwulan I Dilaporkan ke Presiden

Oleh Pantau Community
SHARE   :

Penyaluran Bansos Triwulan I Dilaporkan ke Presiden
Foto: Distribusi bansos triwulan I 2025 capai Rp18 triliun, DTSEN mulai diterapkan April.

Pantau - Kementerian Sosial (Kemensos) melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa bantuan sosial (bansos) senilai Rp18 triliun telah disalurkan selama tiga bulan pertama tahun 2025.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan setiap tiga bulan, yakni pada triwulan I, II, III, dan IV.

Mulai April 2025, pemerintah akan menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penyaluran bantuan.

Saifullah menyebut DTSEN sebagai data tunggal pertama yang dimiliki Indonesia sejak merdeka.

Penyaluran bansos dilakukan melalui Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia, dengan biaya distribusi sebesar Rp97 miliar.

Anggaran Jumbo untuk Beragam Program Bantuan

Total anggaran bantuan sosial tahun 2025 yang dikelola Kemensos mencapai lebih dari Rp120 triliun.

Untuk program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp43,86 triliun bagi 18,27 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Program Keluarga Harapan (PKH) menyasar 10 juta KPM dengan anggaran Rp28,79 triliun.

Sebanyak 294 ribu anak yatim-piatu juga menerima bantuan sebesar Rp705,6 miliar.

Pemerintah menyiapkan program permakanan bagi lansia berusia di atas 75 tahun, dengan pemberian makanan dua kali sehari, yakni pagi dan siang.

Bantuan permakanan diberikan kepada 136 ribu lansia dengan total anggaran Rp74,76 triliun.

Selain itu, pemerintah memberikan bantuan iuran BPJS Kesehatan kepada 96,8 juta jiwa, dengan anggaran sebesar Rp48,78 triliun.

Total keseluruhan anggaran program yang dikelola Kemensos pada tahun 2025 melebihi Rp120 triliun.

Penulis :
Pantau Community