HOME  ⁄  Politik

PDI Perjuangan Salurkan 485 Sapi Kurban di Jawa Timur untuk Perkuat Solidaritas Sosial Idul Adha

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

PDI Perjuangan Salurkan 485 Sapi Kurban di Jawa Timur untuk Perkuat Solidaritas Sosial Idul Adha
Foto: Warga penerima 485 sapi kurban dari PDI Perjuangan di Jawa Timur. (sumber: PDI Perjuangan)

Pantau -  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan PDI Perjuangan membagikan 485 sapi kurban melalui kantor DPD dan DPC se-Jawa Timur pada momentum perayaan Idul Adha.

Sapi kurban tersebut disalurkan kepada warga pondok pesantren, organisasi masyarakat keagamaan, masjid, dan panti asuhan di berbagai wilayah Jawa Timur.

Penyaluran Kurban di Berbagai Wilayah

Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menyampaikan bahwa Idul Adha merupakan ibadah yang memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial.

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar masyarakat Jawa Timur bekerja di sektor informal dengan pendapatan yang relatif rendah.

Ia menyebutkan bahwa sapi kurban yang disembelih di kantor DPC PDI Perjuangan akan dibagikan kepada warga miskin di sekitar dan panti asuhan.

Kondisi Sosial Ekonomi dan Konsumsi Daging

Ia juga menjelaskan bahwa sekitar 64,4 persen penduduk Jawa Timur bekerja di sektor informal, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional sebesar 59,4 persen.

Kondisi tersebut dinilai menunjukkan bahwa banyak pekerja belum mendapatkan standar kesejahteraan seperti upah layak, jaminan kesehatan, pensiun, pesangon, dan hak kerja lainnya.

Ia menyoroti rendahnya konsumsi daging sapi di Jawa Timur yang hanya sekitar 6 hingga 9 gram per kapita per minggu.

Sebagai perbandingan, konsumsi daging global mencapai sekitar 150 hingga 200 gram per minggu bahkan lebih tinggi di negara maju.

Hal ini dianggap ironis karena Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan produksi sapi terbesar di Indonesia.

Produksi sapi potong dan sapi perah di Jawa Timur mencapai lebih dari 100 ribu ton per tahun untuk memenuhi kebutuhan lokal dan nasional.

PDI Perjuangan di Jawa Timur berupaya berbagi dengan rumah tangga miskin agar mereka dapat merasakan berkah Idul Adha.

Ia juga berharap kegiatan ini menjadi bentuk penguatan solidaritas sosial dan identitas PDI Perjuangan sebagai partai yang dekat dengan masyarakat kecil.

PDI Perjuangan menilai kondisi tersebut mendorong perlunya gotong royong untuk membantu masyarakat miskin.

Pada perayaan Idul Adha, PDI Perjuangan menegaskan niat untuk membantu masyarakat agar dapat menikmati daging kurban meskipun secara ekonomi terbatas.

Penulis :
Shila Glorya