HOME  ⁄  Politik

Survei PPI Ungkap Elektabilitas Prabowo Unggul dalam Tiga Simulasi Pilpres, Tertinggi Capai 40,5 Persen

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Survei PPI Ungkap Elektabilitas Prabowo Unggul dalam Tiga Simulasi Pilpres, Tertinggi Capai 40,5 Persen
Foto: Hasil survei terbaru Parameter Politik Indonesia (PPI) yang diluncurkan di Jakarta, Minggu (18/10/2026).

Pantau - Presiden Prabowo Subianto menempati posisi teratas dalam tiga simulasi pemilihan presiden berdasarkan hasil survei terbaru Parameter Politik Indonesia (PPI), dengan tingkat elektabilitas tertinggi mencapai 40,5 persen dalam simulasi lima kandidat calon presiden.

Hasil tersebut dipaparkan Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno dalam peluncuran Survei Nasional bertajuk "Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran" di Jakarta, Minggu (18/10/2026).

PPI melakukan tiga simulasi untuk mengukur elektabilitas tokoh politik, yakni simulasi terbuka, simulasi 17 kandidat, dan simulasi lima calon presiden.

Dalam ketiga simulasi tersebut, responden diminta menyebutkan tokoh yang akan mereka pilih apabila pemilihan presiden dilaksanakan saat survei berlangsung.

Prabowo Unggul dalam Simulasi Terbuka dengan 31,6 Persen

Dalam simulasi terbuka yang memuat 20 nama tokoh, Prabowo Subianto memperoleh elektabilitas tertinggi sebesar 31,6 persen.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menempati posisi kedua dengan 11,4 persen, disusul Anies Baswedan sebesar 10,1 persen.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berada di peringkat keempat dengan 6,9 persen, sedangkan Ganjar Pranowo memperoleh 4,4 persen.

Posisi berikutnya ditempati Agus Harimurti Yudhoyono dengan 2,3 persen, Mahfud Md 1,7 persen, dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda 1,1 persen.

Sementara itu, Purbaya Yudhi Sadewa dan Basuki Tjahaja Purnama masing-masing memperoleh 0,8 persen.

Hasil tersebut menunjukkan Prabowo memperoleh persentase penyebutan tertinggi dibandingkan tokoh lain dalam simulasi terbuka.

Simulasi 17 Kandidat Tempatkan Prabowo di Posisi Pertama

PPI juga menguji elektabilitas melalui simulasi yang melibatkan 17 nama ketua umum partai politik dan tokoh yang berpotensi diusung partai nonparlemen maupun partai baru.

Dalam simulasi tersebut, Prabowo kembali menempati posisi pertama dengan elektabilitas sebesar 34 persen.

Anies Baswedan berada di posisi kedua dengan 19,4 persen, disusul Agus Harimurti Yudhoyono sebesar 11,1 persen.

Gibran Rakabuming Raka memperoleh 10,9 persen, sedangkan Muhaimin Iskandar berada di urutan kelima dengan 3 persen.

Tokoh lainnya yang masuk dalam simulasi tersebut antara lain Yusril Ihza Mahendra dengan 1,7 persen, Pramono Anung 1,6 persen, Puan Maharani 1,4 persen, dan Kaesang Pangarep 1,3 persen.

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memperoleh 1,1 persen, sementara Zulkifli Hasan mendapatkan 0,8 persen.

Elektabilitas Prabowo Capai 40,5 Persen dalam Simulasi Lima Capres

Pada simulasi ketiga yang melibatkan lima nama kandidat potensial Pilpres 2029, Prabowo mencatat elektabilitas sebesar 40,5 persen.

Anies Baswedan menempati posisi kedua dengan perolehan 17,7 persen.

Agus Harimurti Yudhoyono berada di peringkat ketiga dengan 14 persen, diikuti Gibran Rakabuming Raka sebesar 12,2 persen.

Adapun Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memperoleh elektabilitas 3,9 persen.

Perolehan Prabowo dalam simulasi lima kandidat tersebut lebih tinggi dibandingkan hasilnya pada simulasi terbuka maupun simulasi 17 kandidat.

Meski demikian, angka tersebut merupakan hasil pengukuran preferensi responden pada periode survei, bukan hasil pemilihan presiden.

Survei PPI Libatkan 1.200 Responden di 38 Provinsi

Survei Nasional PPI dilaksanakan pada 26 September hingga 6 Oktober 2026 melalui metode wawancara tatap muka.

Sebanyak 1.200 responden dilibatkan dalam survei yang secara khusus mengevaluasi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Responden merupakan penduduk berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.

Pengumpulan data dilakukan di 38 provinsi yang mencakup 116 kabupaten/kota, 120 kecamatan, serta 120 desa atau kelurahan.

PPI menyebut survei tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan batas kesalahan atau margin of error sebesar 2,83 persen.

Hasil survei menunjukkan Prabowo berada di posisi teratas dalam seluruh simulasi yang dilakukan PPI, sementara urutan dan persentase kandidat lainnya berbeda sesuai jumlah nama yang diuji.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026