Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Sepakbola

Mourinho Sebut Real Madrid yang Terluka Lebih Berbahaya Jelang Playoff Liga Champions 2025/26

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Mourinho Sebut Real Madrid yang Terluka Lebih Berbahaya Jelang Playoff Liga Champions 2025/26
Foto: (Sumber: Klub Liga Portugal Benfica resmi menunjuk Jose Mourinho sebagai pelatih. slbenfica.pt.)

Pantau - Jose Mourinho menyatakan Real Madrid yang terluka akan menjadi lebih berbahaya saat menghadapi Benfica pada pertemuan ulang babak playoff Liga Champions 2025/26 setelah kekalahan dramatis yang dialami raksasa Spanyol itu sebelumnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Mourinho yang pernah melatih Real Madrid pada periode 2010–2013, seperti dikutip dari BBC pada Selasa.

Pelatih Benfica itu mewaspadai kebangkitan juara 15 kali Liga Champions tersebut yang turun dari posisi ketiga ke peringkat kesembilan klasemen usai kalah 2-4 pada laga fase liga di Lisbon bulan lalu.

Akibat hasil tersebut, Real Madrid gagal mengamankan tiket lolos otomatis ke fase berikutnya dan harus menjalani babak playoff.

"Kami telah melukai raja Liga Champions. Dan raja yang terluka itu berbahaya." ungkap Mourinho.

Waspadai Kebangkitan Madrid

Mourinho menegaskan meskipun Benfica memiliki keunggulan psikologis, timnya harus tetap fokus dan penuh ambisi pada leg pertama playoff di Estadio da Luz, Rabu 18 Februari.

"Kami akan memainkan leg pertama dengan kepala, ambisi, dan keyakinan," ujarnya.

Ia memperkirakan pertandingan kali ini akan berjalan jauh lebih sulit dibandingkan pertemuan sebelumnya yang berlangsung penuh drama.

"Saya sudah sangat terbiasa dengan pertandingan seperti ini sepanjang karier saya. Tidak ada hasil yang pasti hanya karena apa yang terjadi di leg pertama." tambahnya.

Gol Dramatis Kiper Trubin

Pada laga sebelumnya, Real Madrid harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain setelah Raul Asencio dan Rodrygo menerima kartu merah pada masa tambahan waktu.

Situasi kekurangan pemain itu dimanfaatkan Benfica untuk melakukan tekanan intensif hingga tercipta gol penentu kemenangan.

Gol tersebut lahir melalui sundulan kiper asal Ukraina, Anatoliy Trubin, pada menit ke-98 yang maju membantu serangan dan menanduk bola melewati Thibaut Courtois.

"Ini akan sangat sulit, tanpa diragukan lagi. Trubin tidak akan bermain di lini depan di stadion Luz," seloroh Mourinho.

Mourinho menilai pengalaman menghadapi laga-laga besar membuatnya memahami bahwa tidak ada hasil yang dapat dipastikan sebelum pertandingan benar-benar dimainkan.

Penulis :
Ahmad Yusuf