
Pantau - Chelsea harus mengakui kekalahan 0-1 dari Manchester United dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, London, Minggu, 19 April 2026, dengan Moises Caicedo menilai timnya gagal memaksimalkan sejumlah peluang yang tercipta sepanjang pertandingan.
Dominasi Tanpa Hasil
Chelsea tampil dominan dengan mencatatkan 21 percobaan tembakan, namun hanya tiga yang tepat sasaran dan tidak mampu dikonversi menjadi gol.
Sebaliknya, Manchester United yang hanya memiliki empat peluang berhasil mencetak satu gol melalui Matheus Cunha pada menit ke-43.
Caicedo mengungkapkan kekecewaan atas hasil tersebut meski timnya menguasai jalannya laga dengan 58,7 persen penguasaan bola.
"Pasti semua orang kecewa karena kami ingin menang. Kami menciptakan banyak peluang, tetapi tidak bisa mendapatkan hasil," ungkapnya.
Ia juga menilai timnya kurang beruntung dalam penyelesaian akhir meski tampil menekan sepanjang pertandingan.
Fokus ke Sisa Musim
Caicedo yang dipercaya menjadi kapten dalam laga tersebut menegaskan timnya akan segera bangkit untuk mengejar target lolos ke Liga Champions.
"Namun kami menatap ke depan karena kami masih punya lima pertandingan tersisa dan lima pertandingan untuk dimenangkan, untuk mencoba lolos ke Liga Champions musim depan," ujarnya.
Ia juga menyatakan kebanggaannya memimpin tim serta komitmennya untuk terus berkontribusi bagi Chelsea.
"Menjadi kapten selalu terasa spesial. Saya bertekad terus membantu tim," katanya.
Selain itu, Caicedo mengaku bahagia setelah memperpanjang kontraknya hingga tahun 2033 dan berharap dapat mempersembahkan berbagai gelar bagi klub.
"Saya sangat bahagia dan bangga dengan diri saya dan apa yang sudah saya lakukan karena saya bisa berada di sini hingga beberapa tahun ke depan. Tentu kami ingin memenangkan banyak trofi," ungkapnya.
Hasil ini membuat Chelsea tertahan di peringkat enam klasemen sementara dengan 48 poin dari 33 pertandingan dan terpaut tujuh poin dari zona Liga Champions, serta tercatat gagal mencetak gol dalam empat laga terakhir.
- Penulis :
- Gerry Eka








