HOME  ⁄  Sepakbola

Insiden di EPA U-20 Picu Kecaman, PSSI Siapkan Sanksi Tegas

Oleh Aditya Andreas
SHARE   :

Insiden di EPA U-20 Picu Kecaman, PSSI Siapkan Sanksi Tegas
Foto: Fadly Alberto Hengga (tengah) saat melepaskan tendangan ke pemain Dewa United. (Dok Dewa United)

Pantau - Insiden tindakan tidak sportif dalam laga Elite Pro Academy (EPA) Super League U-20 antara Bhayangkara Presisi Lampung FC dan Dewa United Banten FC di Stadion Citarum, Semarang, menuai kecaman dari berbagai pihak. 

Operator kompetisi I.League menilai kejadian tersebut mencederai nilai sportivitas dalam pembinaan usia muda.

Insiden melibatkan pemain Timnas Indonesia U-20, Fadly Alberto, yang melakukan tindakan berbahaya terhadap pemain lawan. Peristiwa ini langsung menjadi perhatian serius PSSI.

Sekjen PSSI, Yunus Nusi, menegaskan bahwa federasi tidak akan mentoleransi kekerasan di lapangan. 

“PSSI sudah menerima laporan dan Ketua Umum mengutuk keras kejadian ini. Kasus ini akan segera diserahkan ke Komite Disiplin untuk ditindak tegas,” ujarnya, dikutip Selasa (21/4/2026).

PSSI juga membuka kemungkinan evaluasi terhadap perangkat pertandingan. Indikasi kelalaian wasit akan ditelaah lebih lanjut oleh Komite Wasit, termasuk potensi pemberian sanksi jika ditemukan pelanggaran prosedur.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyebut insiden ini sebagai pukulan bagi kompetisi pembinaan. 

Ia menegaskan, EPA merupakan fondasi lahirnya pemain masa depan Indonesia, sehingga aspek karakter dan fair play harus menjadi prioritas.

“Kami tidak bisa mentoleransi tindakan yang membahayakan keselamatan pemain. Ini harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak,” kata Ferry.

I.League bersama PSSI memastikan akan memperkuat pengawasan serta pembinaan di kompetisi EPA, sekaligus mengimbau seluruh pemain, pelatih, dan ofisial untuk menjaga sportivitas dan mengendalikan emosi selama pertandingan.

Penulis :
Aditya Andreas