
Pantau - Presiden FIFA Gianni Infantino memastikan tim nasional Iran tetap akan memainkan laga Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat meskipun di tengah ketegangan diplomatik dan pembatasan visa.
Kepastian FIFA dan Alasan Persatuan
Pernyataan tersebut disampaikan Infantino dalam pembukaan Kongres FIFA di Kanada pada Kamis waktu setempat yang tidak dihadiri delegasi Iran.
"Izinkan saya memulai dari awal. Tentu saja Iran akan berpartisipasi di Piala Dunia FIFA 2026. Dan tentu saja Iran akan bermain di Amerika Serikat," ungkapnya.
Ia menegaskan keputusan tersebut diambil demi menjaga semangat persatuan dalam olahraga global.
"Alasan untuk itu sangat sederhana, kita harus bersatu. Ini adalah tanggung jawab saya, tanggung jawab kita bersama," ujarnya.
Absennya delegasi Iran disebut berkaitan dengan latar belakang Presiden Federasi Sepak Bola Iran Mehdi Taj yang memiliki afiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
Polemik Visa dan Sikap Negara Tuan Rumah
Pemerintah Kanada sebelumnya telah menetapkan IRGC sebagai organisasi teroris sejak 2024 sehingga melarang anggotanya memasuki wilayah negara tersebut.
"Saya dapat memberikan jaminan dan fakta berikut. Seperti yang Anda ketahui, IRGC dan semua anggotanya telah terdaftar sebagai organisasi teroris selama beberapa tahun," ungkap Perdana Menteri Kanada Mark Carney.
"Para anggota dilarang datang. Kami memiliki serangkaian penyaringan, dan kami mengambil tindakan. Tidak ada anggota yang memasuki negara ini," ujarnya menambahkan.
Piala Dunia 2026 yang melibatkan 48 tim akan digelar di tiga negara yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sehingga menuntut mobilitas lintas negara yang tinggi.
Meski Iran telah lolos kualifikasi, partisipasi mereka sempat diwarnai permintaan agar lokasi pertandingan dipindahkan dari wilayah Amerika Serikat.
FIFA menolak permintaan tersebut dan memastikan jadwal serta lokasi pertandingan tetap sesuai rencana awal.
Dari sisi Amerika Serikat, Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyatakan tidak keberatan atas keikutsertaan pemain Iran namun dengan syarat tidak melibatkan pihak yang memiliki hubungan dengan IRGC.
- Penulis :
- Aditya Yohan





