
Pantau - PS Barito Putera gagal promosi ke Super League meski menutup musim dengan kemenangan telak 8-3 atas Persipal FC di Stadion 17 Mei, Banjarmasin.
Hasil besar tersebut tidak mengubah posisi akhir Barito Putera di klasemen.
Selisih poin tipis dengan pesaing menjadi faktor kegagalan promosi.
Tim juga kehilangan poin di sejumlah laga penting, termasuk saat bermain di kandang.
Pelatih Stefano Cugurra meminta dilakukan evaluasi menyeluruh oleh manajemen dan tim.
Ia menyatakan bahwa "Kegagalan tersebut merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen tim, mulai dari manajemen, pelatih, hingga pemain, mengingat sepak bola merupakan kerja kolektif yang tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja,".
Evaluasi mencakup strategi permainan serta pembenahan skuad untuk musim berikutnya.
Performa tim dinilai meningkat dibanding musim sebelumnya.
Sejumlah pemain muda seperti Geraldo, Adit, dan Frank menunjukkan perkembangan positif.
Barito sempat mencatat lima kemenangan beruntun di awal musim, namun gagal menjaga konsistensi hingga akhir kompetisi.
Stefano Cugurra menilai pentingnya memperkuat kedalaman skuad dengan pemain berkualitas.
Pemain Erwin Gerard mengaku kecewa meski tim meraih kemenangan besar.
Ia menyebut hasil musim ini menjadi motivasi untuk bangkit pada musim berikutnya.
Dukungan pelatih, manajemen, dan suporter tetap diapresiasi hingga akhir musim.
- Penulis :
- Gerry Eka





