
Pantau - Pelatih tim nasional Indonesia John Herdman mengungkapkan tujuan pemusatan latihan atau training center pada akhir Mei 2026 adalah mengevaluasi kualitas pemain domestik terutama dari kompetisi BRI Super League.
TC tersebut akan diisi hampir seluruhnya oleh pemain dari Super League musim ini yang sebelumnya belum dipanggil pada FIFA Series 2026 dua bulan lalu.
“Salah satu langkah besar yang harus kami ambil adalah mengevaluasi pemain domestik. Pada pemusatan latihan bulan Mei ini, kami akan melihat pemain-pemain yang tampil baik sepanjang musim ini, termasuk pemain yang menurut kami mulai menunjukkan profil yang kami butuhkan untuk masa depan. Langkah pertama adalah menguji pemain domestik,” kata John Herdman.
Sebanyak 23 pemain dipanggil mengikuti TC di Jakarta dengan hanya Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain diaspora yang dipanggil.
Pemusatan latihan tersebut menjadi bagian persiapan tim menuju FIFA Match Day Juni 2026 dan Piala ASEAN 2026 pada bulan berikutnya.
Pemain yang mampu tampil impresif dalam TC berpeluang masuk skuad Indonesia pada Piala ASEAN 2026.
Indonesia dijadwalkan bersaing di Grup A Piala ASEAN 2026 bersama Timnas Vietnam, Timnas Singapura, dan pemenang playoff antara Timnas Brunei Darussalam atau Timnas Timor Leste.
Herdman Siapkan Kerangka Tim Menuju Piala Asia 2027
Selain itu, pemain yang tampil baik juga berpeluang dipanggil untuk FIFA Match Day Juni saat Indonesia menghadapi Timnas Oman pada 5 Juni dan Timnas Mozambik pada 9 Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Herdman menilai FIFA Match Day Juni dan Piala ASEAN 2026 menjadi fase penting untuk menentukan komposisi terbaik skuad Indonesia menuju Piala Asia 2027.
Pada Piala Asia 2027, Indonesia tergabung di Grup F bersama Timnas Jepang, Timnas Qatar, dan Timnas Thailand.
“Langkah kedua pada bulan Juni adalah melihat pemain diaspora yang bermain di Eropa dan memadukannya dengan pemain lokal terbaik kita untuk memahami lebih jauh grup ini dan menentukan siapa saja pemain yang tepat untuk memimpin Indonesia di Piala Asia 2027,” ujar John Herdman.
Pada TC akhir Mei di Jakarta, Herdman menyebut fokus utama tim adalah mengembangkan kerangka taktik, identitas permainan, dan membangun chemistry antar pemain.
“Setiap kali kami berkumpul, fokusnya adalah mengembangkan kerangka taktik dan identitas permainan kami, sekaligus membangun koneksi di dalam dan luar lapangan. Kami harus membangun brotherhood yang dibutuhkan untuk membawa Indonesia naik ke level berikutnya di Asia,” kata Herdman.
- Penulis :
- Gerry Eka





