HOME  ⁄  Sepakbola

Ismael Diaz Bertekad Antar Panama Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Ismael Diaz Bertekad Antar Panama Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Piala Dunia 2026. (ANTARA/pri).)

Pantau - Penyerang tim nasional Panama Ismael Diaz bertekad membantu negaranya meraih kemenangan perdana di putaran final Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli mendatang.

“(Kemenangan pertama di Piala Dunia) itu adalah keinginan terbesar kami saat ini," kata Ismael Diaz dalam laman resmi FIFA yang dipantau di Jakarta, Rabu.

Panama sebelumnya menjalani debut di putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia, namun gagal lolos dari fase grup setelah kalah dari Belgia, Inggris, dan Tunisia.

Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Panama juga gagal tampil usai tersingkir di babak kualifikasi zona CONCACAF dengan finis di posisi kelima klasemen akhir.

Panama Hadapi Tantangan Berat di Grup L

Pada Piala Dunia 2026, Panama kembali mendapat kesempatan tampil dan tergabung di Grup L bersama Inggris, Kroasia, dan Ghana.

“Semua orang bilang ini sulit, tapi saya menyukainya," ujar Diaz.

Striker berusia 28 tahun yang bermain untuk Club Leon di Liga Meksiko itu mengaku antusias menghadapi persaingan di fase grup karena menurutnya Piala Dunia merupakan ajang menghadapi tim-tim terbaik dunia.

“Jadi, saya senang dengan grup tempat kami berada," katanya.

Pengalaman Rusia Jadi Pelajaran Berharga

Diaz mengatakan mengenakan seragam tim nasional merupakan impian terbesar setiap pesepak bola karena bisa mewakili negara di level internasional.

Ia menegaskan akan memberikan kemampuan terbaik demi membawa Panama tampil kompetitif di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.

“Jadi, ini sangat berarti. Jika Tuhan mengizinkan, saya akan terus berjuang seperti yang selalu saya lakukan, dan saya berharap dapat mengenakan seragam ini selama bertahun-tahun lagi," ujar Diaz.

Menurut Diaz, kegagalan Panama pada Piala Dunia 2018 menjadi pelajaran penting untuk memperkuat mental dan kualitas permainan tim nasional.

“Saya belajar banyak dan itu penting untuk kualifikasi mendatang," katanya.

Penulis :
Ahmad Yusuf