HOME  ⁄  Sepakbola

Jean-Paul Van Gastel Memutuskan Bertahan di PSIM Usai Terpikat Atmosfer Yogyakarta

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Jean-Paul Van Gastel Memutuskan Bertahan di PSIM Usai Terpikat Atmosfer Yogyakarta
Foto: (Sumber : Pelatih Kepala PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel tengah menandatangani perpanjangan kontrak kerja sama musim depan bersama dengan PSIM Jogja, Yogyakarta, Sabtu (23/5). ANTARA/HO-Media PSIM Jogja.)

Pantau - Pelatih kepala PSIM Yogyakarta Jean-Paul Van Gastel memastikan bertahan melatih Laskar Mataram selama satu musim ke depan setelah merasa nyaman dengan atmosfer klub dan kehidupan di Yogyakarta.

Van Gastel Terpikat Atmosfer PSIM

Van Gastel menyebut PSIM Yogyakarta memiliki karakter dan dukungan yang membuatnya ingin melanjutkan karier bersama klub tersebut.

“Saya pikir klub ini (PSIM Yogyakarta) memiliki jiwa,” kata Van Gastel di Yogyakarta, Sabtu (23/5).

Ia mengaku bangga dapat menjadi bagian dari klub yang memiliki dukungan suporter dan manajemen yang dinilai luar biasa.

Menurutnya, suasana kehidupan di Kota Yogyakarta juga menjadi alasan kuat dirinya memilih bertahan bersama PSIM.

“Yogyakarta benar-benar kota indah untuk ditinggali, semua paket lengkap ini membuat saya ingin bertahan setidaknya satu tahun lagi,” ungkapnya.

Manajemen PSIM dan Van Gastel diketahui telah melakukan penandatanganan kontrak perpanjangan kerja sama pada Sabtu (23/5).

Target PSIM Lebih Kompetitif Musim Depan

Van Gastel menegaskan dirinya memiliki motivasi besar untuk membawa PSIM tampil lebih kompetitif pada kompetisi Liga 1 musim depan.

“Musim depan, saya ingin tim tampil lebih kompetitif dengan menyusun komposisi pemain terbaik agar mampu bersaing di papan atas klasemen,” katanya.

Ia juga berharap seluruh laga musim depan dapat disaksikan langsung oleh suporter untuk meningkatkan semangat para pemain di lapangan.

“Saya menikmati pengalaman musim ini, sehingga saya memiliki kebahagiaan dan energi yang sama seperti musim lalu, saya sangat penuh harapan,” ujar Van Gastel.

Pelatih asal Belanda itu menilai target utama PSIM musim ini telah tercapai setelah berhasil menjauh dari ancaman degradasi.

Keberhasilan tersebut disebutnya menjadi pijakan awal untuk membawa PSIM melangkah lebih jauh pada musim mendatang.

Penulis :
Aditya Yohan