
Pantau - Juventus dipastikan gagal lolos ke Liga Champions musim depan setelah bermain imbang 2-2 melawan Torino pada pekan terakhir Liga Italia 2025/2026 di Stadion Grande Torino, Senin.
Pertandingan Derby della Mole tersebut sempat tertunda selama satu jam akibat bentrokan ultras kedua tim sebelum akhirnya berlangsung dramatis.
Juventus sebenarnya sempat unggul dua gol melalui brace Dusan Vlahovic.
Namun, Torino berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Cesare Casadei dan Che Adams.
Hasil imbang tersebut membuat Juventus finis di posisi keenam klasemen akhir Serie A dengan 69 poin dan harus tampil di Liga Europa musim depan.
Juventus Sempat Kuasai Pertandingan
Juventus tampil agresif sejak awal laga dan terus menekan pertahanan Torino.
Bianconeri akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-24 melalui Dusan Vlahovic setelah memanfaatkan umpan Khephren Thuram.
Penyerang asal Serbia tersebut melepaskan tembakan ke pojok kiri bawah gawang yang gagal dihentikan Alberto Paleari.
Juventus mempertahankan keunggulan 1-0 hingga babak pertama berakhir meski Torino beberapa kali mencoba mengancam melalui Nikola Vlasic dan Gvidas Gineitis.
Memasuki babak kedua, Juventus kembali mencetak gol pada menit ke-54.
Gol kedua kembali dicetak Vlahovic setelah menyelesaikan serangan balik cepat yang dibangun Francisco Conceicao.
Keunggulan 2-0 sempat membuat Juventus berada di jalur menuju kemenangan.
Torino Bangkit dan Buyarkan Harapan Juventus
Torino mulai bangkit setelah Cesare Casadei memperkecil ketertinggalan melalui sundulan pada menit ke-60.
Gol tersebut membuat pertandingan kembali berjalan terbuka dengan tekanan lebih besar dari tim tuan rumah.
Torino akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-84 melalui tendangan akurat Che Adams.
Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 2-2 dan menghancurkan harapan Juventus untuk mengamankan tiket Liga Champions.
Juventus terus berusaha mencetak gol kemenangan pada sisa pertandingan, namun gagal menembus pertahanan Torino hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil imbang itu memastikan Juventus gagal finis di empat besar, terlebih setelah Como berhasil menang atas Cremonese dan mengunci tiket Liga Champions.
- Penulis :
- Aditya Yohan





