
Pantau - Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mempertahankan gelar Liga Champions 2025/2026 setelah mengalahkan Arsenal FC melalui adu penalti dengan skor 4-3 pada final yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Hungaria.
Kemenangan tersebut memastikan PSG meraih gelar Liga Champions kedua secara beruntun setelah juga menjadi juara pada musim sebelumnya.
Setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit pertandingan, pemenang akhirnya ditentukan melalui adu penalti.
Gelar ini semakin menegaskan status PSG sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa.
Arsenal membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan lima menit.
Gol berawal dari sapuan bola Marquinhos yang membentur Leandro Trossard sebelum jatuh ke kaki Kai Havertz.
Havertz kemudian melakukan solo run ke dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan keras dari sudut sempit yang gagal dihentikan Matvey Safonov.
Arsenal unggul 1-0 pada menit kelima.
Setelah tertinggal, PSG langsung menguasai jalannya pertandingan dan terus menekan pertahanan Arsenal.
Pada menit ke-13, Fabian Ruiz gagal memanfaatkan peluang dari umpan Desire Doue.
Tembakan keras Ousmane Dembele pada menit ke-37 juga berhasil diblok lini belakang Arsenal.
Sejumlah peluang lain dari Dembele, Doue, dan Ruiz belum mampu menghasilkan gol hingga babak pertama berakhir.
Arsenal mempertahankan keunggulan 1-0 sampai turun minum.
Memasuki babak kedua, PSG tampil lebih agresif dalam membangun serangan.
Pada menit ke-55, tendangan bebas Achraf Hakimi berhasil digagalkan kiper Arsenal, David Raya.
Momen penting terjadi pada menit ke-62 ketika Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan Cristhian Mosquera di dalam kotak penalti saat menyambut umpan Dembele.
Setelah melakukan pemeriksaan melalui VAR, wasit mengonfirmasi pelanggaran dan memberikan penalti kepada PSG.
Dembele yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-64.
Tendangan Dembele mengarah ke sudut kiri bawah gawang dan gagal diantisipasi David Raya.
Skor berubah menjadi 1-1.
Setelah gol penyama kedudukan, PSG semakin percaya diri dalam menyerang.
Vitinha sempat mengancam melalui tembakan jarak jauh.
Kvaratskhelia juga nyaris membawa PSG unggul, namun tembakannya membentur tiang gawang.
Arsenal merespons dengan memasukkan Jurrien Timber, Viktor Gyokeres, Gabriel Martinelli, dan Noni Madueke.
Namun hingga waktu normal berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Babak tambahan waktu berlangsung ketat dengan peluang terbatas bagi kedua tim.
David Raya beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk menjaga peluang Arsenal.
Arsenal hampir mencetak gol kemenangan melalui tembakan Jurrien Timber dari sudut sempit, tetapi bola melebar dari sasaran.
Skor tetap 1-1 hingga 120 menit pertandingan selesai.
Pada babak adu penalti, Goncalo Ramos, Desire Doue, Achraf Hakimi, dan Lucas Beraldo sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor PSG.
Nuno Mendes menjadi satu-satunya penendang PSG yang gagal mencetak gol.
Di kubu Arsenal, Viktor Gyokeres, Declan Rice, dan Gabriel Martinelli berhasil mencetak gol dari titik putih.
Sementara itu, Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes gagal menuntaskan tugas mereka sebagai algojo penalti.
Kegagalan Gabriel Magalhaes sebagai penendang terakhir memastikan kemenangan PSG dengan skor adu penalti 4-3.
PSG pun resmi menjadi juara Liga Champions 2025/2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Arsenal selama 120 menit sebelum menang melalui adu penalti.
- Penulis :
- Gerry Eka





