HOME  ⁄  Sepakbola

Luis Enrique Sebut Gelar Liga Champions PSG Musim Ini Lebih Sulit usai Kalahkan Arsenal

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Luis Enrique Sebut Gelar Liga Champions PSG Musim Ini Lebih Sulit usai Kalahkan Arsenal
Foto: (Sumber: Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique. (Paris Saint-Germain).)

Pantau - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menilai gelar Liga Champions 2025/2026 yang diraih timnya lebih sulit dibandingkan musim sebelumnya setelah mengalahkan Arsenal FC melalui adu penalti pada partai final di Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026).

PSG memastikan trofi Liga Champions kembali ke Paris setelah menang 4-3 dalam adu penalti.

Sebelum adu penalti, kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit pertandingan.

Menurut Enrique, tingkat kesulitan final kali ini lebih tinggi karena Arsenal memberikan perlawanan yang sangat sengit.

Enrique mengatakan, "Lebih sulit dari tahun lalu karena kami tahu sebelum pertandingan betapa sulitnya bermain melawan Arsenal."

Final PSG melawan Arsenal menjadi final ke-13 dalam sejarah Piala Eropa dan Liga Champions yang harus ditentukan melalui adu penalti.

Pada babak penentuan tersebut, PSG tampil lebih tenang dan efektif dibandingkan lawannya.

Dua penendang Arsenal gagal menjalankan tugas dari titik putih.

Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes menjadi pemain Arsenal yang gagal mencetak gol pada adu penalti.

Sementara itu, dari kubu PSG hanya Nuno Mendes yang gagal menuntaskan eksekusi penalti.

Keberhasilan PSG memanfaatkan peluang membuat tim asal Prancis itu keluar sebagai juara Liga Champions musim ini.

Kemenangan atas Arsenal membuat PSG mencetak sejarah baru di kompetisi antarklub tertinggi Eropa.

PSG menjadi tim kedua yang mampu mempertahankan gelar Liga Champions pada era modern sejak musim 1992/1993.

Sebelumnya, hanya Real Madrid CF yang berhasil melakukan pencapaian serupa dengan meraih tiga gelar beruntun pada 2016, 2017, dan 2018.

PSG juga menjadi klub Prancis pertama yang berhasil menjuarai Piala Eropa atau Liga Champions dalam dua musim berturut-turut.

Kesuksesan tersebut semakin memperkuat reputasi Luis Enrique di sepak bola Eropa.

Dengan tambahan trofi musim ini, Enrique kini telah mengoleksi tiga gelar Liga Champions sebagai pelatih.

Jumlah tersebut membuatnya sejajar dengan sejumlah pelatih legendaris seperti Bob Paisley, Pep Guardiola, Carlo Ancelotti, dan Zinedine Zidane.

Penulis :
Gerry Eka