HOME  ⁄  Sepakbola

Brasil Andalkan Ancelotti dan Deretan Bintang untuk Akhiri Penantian Gelar Piala Dunia Keenam

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Brasil Andalkan Ancelotti dan Deretan Bintang untuk Akhiri Penantian Gelar Piala Dunia Keenam
Foto: (Sumber : Gelandang tim nasional Brasil Danilo Santos merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Kroasia pada laga persahabatan di Orlando, Amerika Serikat, Kamis (31/3/2026) malam waktu setempat. Brasil memenangi pertandingan itu dengan skor 3-1. (Konfederasi Sepak Bola Brasil/CBF).)

Pantau - Timnas Brasil datang ke Piala Dunia 2026 dengan skuad bertabur bintang dan dipimpin pelatih asal Italia Carlo Ancelotti yang ditargetkan membawa Selecao mengakhiri penantian panjang gelar juara dunia sejak 2002.

Brasil tergabung di Grup C bersama Maroko, Skotlandia, dan Haiti pada turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Negeri Samba berstatus sebagai tim tersukses dalam sejarah Piala Dunia dengan koleksi lima gelar juara yang diraih pada 1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002.

Era Baru di Bawah Carlo Ancelotti

Kehadiran Carlo Ancelotti menjadi sorotan karena ia merupakan pelatih asing pertama yang menangani timnas Brasil secara permanen.

Ancelotti datang dengan reputasi sebagai salah satu pelatih tersukses di dunia setelah menukangi klub-klub elite Eropa seperti Real Madrid, AC Milan, Chelsea, Bayern Muenchen, Manchester United, dan Paris Saint-Germain.

Pelatih berusia 66 tahun itu dipercaya membuka era baru Brasil setelah performa tim yang belum stabil dalam beberapa tahun terakhir.

Ancelotti juga menghadapi tantangan besar untuk mengembalikan kejayaan Brasil yang belum lagi mengangkat trofi Piala Dunia selama lebih dari dua dekade.

Neymar Kembali Pimpin Generasi Bertabur Bintang

Brasil tetap mengandalkan kombinasi pemain senior dan talenta muda dalam skuad Piala Dunia 2026.

Nama-nama seperti Neymar, Vinicius Junior, Raphinha, Bruno Guimaraes, Marquinhos, Matheus Cunha, dan Endrick menjadi tulang punggung tim.

Kembalinya Neymar menjadi perhatian besar setelah penyerang berusia 34 tahun itu sempat mengalami cedera panjang dalam beberapa musim terakhir.

Lini serang Brasil dinilai sebagai salah satu yang paling mewah di turnamen dengan kehadiran Vinicius Junior yang tampil gemilang bersama Real Madrid serta Raphinha yang menjadi andalan Barcelona.

Talenta muda Endrick juga diprediksi menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian sepanjang turnamen.

Di lini tengah, Casemiro masih dipercaya menjaga keseimbangan permainan, sementara Marquinhos tetap menjadi pemimpin pertahanan berbekal pengalaman panjang di level internasional.

Ancelotti mengingatkan bahwa Brasil tidak boleh meremehkan kekuatan Maroko, Haiti, maupun Skotlandia di fase grup.

Menurutnya, Brasil harus tampil disiplin dan fokus sejak laga pertama apabila ingin melangkah jauh dan merebut gelar juara dunia keenam.

Jadwal Brasil di Fase Grup

Brasil akan memulai perjalanan di Grup C dengan menghadapi Maroko pada 14 Juni 2026 pukul 05.00 WIB.

Laga kedua akan mempertemukan Brasil dengan Haiti pada 20 Juni 2026 pukul 07.30 WIB.

Pada pertandingan terakhir fase grup, Brasil akan menghadapi Skotlandia pada 25 Juni 2026 pukul 05.00 WIB.

Penulis :
Aditya Yohan