
Pantau - Pelatih timnas Belgia Rudi Garcia mengakui laga perdana Piala Dunia 2026 selalu berlangsung sulit setelah timnya ditahan imbang Mesir 1-1 pada pertandingan Grup G di Seattle Stadium, Selasa.
Garcia menilai Belgia harus bekerja keras menghadapi salah satu tim terbaik Afrika untuk mengamankan satu poin pada pertandingan pembuka.
Ia mengungkapkan, "Laga pertama dalam kompetisi seperti Piala Dunia selalu sulit, terutama saat menghadapi salah satu tim terbaik Afrika seperti Mesir. Hal terpenting adalah kami tetap berada dalam pertandingan."
Belgia Bangkit Setelah Tertinggal
Belgia lebih dulu kebobolan melalui gol Emam Ashour pada menit ke-19 sebelum berhasil menyamakan kedudukan pada babak kedua.
Gol penyeimbang tercipta pada menit ke-66 setelah tekanan Romelu Lukaku membuat bek Mesir Mohamed Hany melakukan gol bunuh diri.
Garcia menilai kontribusi pemain pengganti menjadi faktor penting yang membantu timnya terhindar dari kekalahan.
Ia mengatakan, "Kami mampu menyamakan kedudukan berkat pemain yang masuk dari bangku cadangan. Hal itu menunjukkan betapa pentingnya seluruh pemain dalam skuad ini."
Persaingan Grup G Masih Terbuka
Meski gagal meraih kemenangan, Garcia tetap mengapresiasi kualitas pertandingan yang mempertemukan dua tim kuat.
Ia menyatakan, "Ini adalah pertandingan yang hebat antara dua tim yang sangat bagus."
Hasil imbang tersebut membuat Belgia dan Mesir sama-sama mengoleksi satu poin di klasemen sementara Grup G sehingga peluang lolos ke babak berikutnya masih terbuka bagi kedua tim.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





