
Pantau - Bintang muda Spanyol Lamine Yamal kembali mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola dunia setelah masuk daftar 10 pencetak gol termuda sepanjang sejarah Piala Dunia usai mencetak gol saat menghadapi Arab Saudi pada Piala Dunia 2026.
Catatan tersebut diraih Yamal dalam laga Grup H Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Amerika Serikat.
Pemain Barcelona itu mencetak gol pembuka kemenangan Spanyol pada menit ke-11 melalui penyelesaian jarak dekat setelah memanfaatkan umpan silang mendatar dari Mikel Oyarzabal.
Gol tersebut membuat Yamal resmi menjadi pencetak gol termuda ketujuh dalam sejarah Piala Dunia pada usia 18 tahun 343 hari.
Catatan itu menempatkan Yamal di atas sejumlah nama besar sepak bola dunia, termasuk Lionel Messi yang mencetak gol Piala Dunia pertamanya saat berusia 18 tahun 357 hari.
Daftar pencetak gol termuda sepanjang sejarah Piala Dunia masih dipimpin legenda Brasil, Pele.
Pele mencatatkan rekor tersebut saat berusia 17 tahun 239 hari.
Selain Pele, daftar tersebut juga dihuni sejumlah pemain ternama seperti Gavi, Michael Owen, Lionel Messi, hingga Divock Origi.
Berdasarkan data FIFA, berikut daftar 10 pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Dunia:
- Pele dari Brasil mencetak gol pada usia 17 tahun 239 hari.
- Manuel Rosas dari Meksiko mencetak gol pada usia 18 tahun 93 hari.
- Gavi dari Spanyol mencetak gol pada usia 18 tahun 110 hari.
- Michael Owen dari Inggris mencetak gol pada usia 18 tahun 190 hari.
- Nicolae Kovács dari Rumania mencetak gol pada usia 18 tahun 197 hari.
- Dmitri Sychev dari Rusia mencetak gol pada usia 18 tahun 231 hari.
- Lamine Yamal dari Spanyol mencetak gol pada usia 18 tahun 343 hari.
- Lionel Messi dari Argentina mencetak gol pada usia 18 tahun 357 hari.
- Julian Green dari Amerika Serikat mencetak gol pada usia 19 tahun 25 hari.
- Divock Origi dari Belgia mencetak gol pada usia 19 tahun 65 hari.
Gol ke gawang Arab Saudi sekaligus menegaskan pentingnya peran Yamal dalam skuad Spanyol pada Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, pemain berusia 18 tahun tersebut hanya memulai pertandingan pertama Spanyol melawan Tanjung Verde dari bangku cadangan karena baru pulih dari cedera paha.
Setelah kembali dipercaya tampil sebagai starter saat menghadapi Arab Saudi, Yamal langsung menunjukkan kualitasnya dengan membantu Spanyol membongkar pertahanan lawan sejak awal pertandingan.
Penampilan tersebut memperkuat status Yamal sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di dunia sepak bola saat ini dan menjadi andalan La Roja dalam upaya meraih prestasi di Piala Dunia 2026.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





