HOME  ⁄  Sepakbola

Pelatih Arab Saudi Akui Timnya Kewalahan Hadapi Kualitas Spanyol di Piala Dunia 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pelatih Arab Saudi Akui Timnya Kewalahan Hadapi Kualitas Spanyol di Piala Dunia 2026
Foto: (Sumber :Pemain muda Barcelona Lamine Yamal beraksi saat pertandingan lanjutan pekan ke-26 La Liga 2024/24 kontra Real Sociedad di Estadi Olimpic Lluis Companys, Barcelona, Minggu (2/3/2025). Barcelona menang telak 4-0. ANTARA/X/@LaLiga.)

Pantau - Pelatih Timnas Arab Saudi Georgios Donis mengakui timnya tidak mampu membendung kualitas permainan Spanyol setelah menelan kekalahan telak 0-4 pada laga kedua Grup H Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Amerika Serikat.

Kekalahan tersebut membuat Arab Saudi tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara Grup H dengan koleksi satu poin.

“ Kami tidak cukup kuat untuk menghentikan Spanyol di sekitar area penalti. Kami melakukan terlalu banyak kesalahan. Ketika pertandingan tidak berjalan dengan baik dan ketika Anda kebobolan tiga gol dengan sangat cepat, Anda merasa tidak aman,” kata Donis, dikutip dari FIFA.

Empat gol kemenangan Spanyol dicetak oleh Lamine Yamal pada menit ke-10, Mikel Oyarzabal pada menit ke-21 dan ke-24, serta gol bunuh diri Hassan Altambakti pada menit ke-49.

Hasil tersebut menjadi kontras dibandingkan laga pertama ketika Arab Saudi mampu menahan imbang Uruguay.

Meski kalah telak, peluang The Green Falcons untuk melaju ke babak gugur masih terbuka.

Arab Saudi masih berpeluang lolos dengan syarat mampu meraih hasil positif pada pertandingan berikutnya serta mendapatkan hasil yang menguntungkan dari laga lain di Grup H.

Donis menegaskan timnya akan berupaya bangkit untuk menjaga peluang tampil di fase berikutnya.

Selain mengakui keunggulan Spanyol, Donis juga memberikan pujian kepada penyerang muda Lamine Yamal yang tampil impresif sepanjang pertandingan.

Menurutnya, kualitas individu pemain Barcelona tersebut menjadi salah satu faktor pembeda dalam laga tersebut.

“Semua orang dapat melihat bahwa ketika ada pemain seperti Yamal, dengan karakteristik individu dan kemampuan satu lawan satu seperti miliknya, mereka membuat perbedaan. Dia sering melakukan ini di Spanyol dan, seiring dengan peningkatan kebugarannya, dia akan menjadi lebih efektif,” tutur Donis.

Gol ke gawang Arab Saudi menjadi gol perdana Yamal di ajang Piala Dunia bersama Timnas Spanyol.

Pemain berusia 18 tahun itu juga tampil sebagai starter dan berperan besar dalam kemenangan perdana La Roja di turnamen tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan