HOME  ⁄  Sepakbola

Swiss Tundukkan Kanada 2-1 dan Amankan Status Juara Grup B Piala Dunia 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Swiss Tundukkan Kanada 2-1 dan Amankan Status Juara Grup B Piala Dunia 2026
Foto: (Sumber : Grafik ilustrasi pertandingan penyisihan Grup B Piala Dunia 2026 antara Swiss melawan Kanada yang dijadwalkan berlangsung di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada, Rabu (24/6/2026) waktu setempat. ANTARA INFOGRAFIK/Vintan Rahmadanti.)

Pantau - Timnas Swiss memastikan diri menjadi juara Grup B Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Kanada dengan skor 2-1 pada laga terakhir fase grup di Stadion BC Place, Vancouver, Rabu (24/6) waktu setempat, sekaligus mengamankan tiket ke babak 32 besar.

Swiss Dominan dan Menang Lewat Vargas serta Manzambi

Swiss meraih kemenangan berkat gol Ruben Vargas pada menit ke-46 dan Johan Manzambi pada menit ke-57, sementara Kanada memperkecil ketertinggalan melalui Promise David pada menit ke-76.

Hasil tersebut membawa Swiss finis di puncak klasemen akhir Grup B dengan tujuh poin dari tiga pertandingan.

Kanada tetap lolos ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup B setelah mengumpulkan empat poin dan unggul selisih gol atas Bosnia-Herzegovina yang berada di peringkat ketiga.

Babak Kedua Jadi Penentu Kemenangan

Swiss tampil menyerang sejak awal pertandingan dan beberapa kali mengancam melalui Johan Manzambi, namun seluruh peluangnya berhasil digagalkan kiper Kanada, Maxime Crepeau.

Skor tanpa gol bertahan hingga turun minum meski Swiss mendominasi jalannya laga sepanjang babak pertama.

Memasuki babak kedua, Ruben Vargas membuka keunggulan Swiss dengan memanfaatkan umpan Johan Manzambi pada menit ke-46.

Swiss kemudian menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-57 setelah Johan Manzambi memaksimalkan umpan Breel Embolo.

Kanada sempat memperkecil ketertinggalan melalui Promise David yang menyambut umpan silang Nathan Saliba pada menit ke-76.

Kanada terus menekan pada sisa pertandingan untuk mencari gol penyama kedudukan, tetapi Swiss mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

Penulis :
Aditya Yohan