HOME  ⁄  Sepakbola

Ekuador dan Jerman Minim Rotasi pada Laga Penentuan Grup E Piala Dunia 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Ekuador dan Jerman Minim Rotasi pada Laga Penentuan Grup E Piala Dunia 2026
Foto: (Sumber :Grafik ilustrasi pertandingan penyisihan Grup E Piala Dunia 2026 antara Ekuador melawan Jerman yang dijadwalkan berlangsung di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, Kamis (25/6/2026) waktu setempat. ANTARA INFOGRAFIK/Vintan Rahmadanti..)

Pantau - Timnas Ekuador dan Jerman tidak melakukan banyak perubahan susunan pemain saat bertemu pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Jumat dini hari WIB, dalam pertandingan yang menjadi penentu nasib Ekuador menuju babak 32 besar.

Jerman Pertahankan Kerangka Tim Utama

Jerman hanya melakukan dua perubahan dalam susunan pemain dengan memasukkan Antonio Rudiger dan David Raum untuk menggantikan Nico Schlotterbeck serta Nathaniel Brown.

Der Panzer datang ke laga tersebut dengan modal enam poin dari dua kemenangan dan telah memastikan lolos ke babak 32 besar sebagai juara grup.

Pelatih Julian Nagelsmann tetap mengandalkan formasi 4-2-3-1 dengan Manuel Neuer di bawah mistar.

Joshua Kimmich dipercaya menjadi kapten dan memimpin lini belakang bersama Antonio Rudiger, Jonathan Tah, serta David Raum.

Lini serang Jerman diperkuat Leroy Sane, Florian Wirtz, Jamal Musiala, dan Kai Havertz sebagai ujung tombak.

Ekuador Andalkan Komposisi Terbaik Demi Tiket Fase Gugur

Ekuador yang berada di posisi ketiga klasemen dengan satu poin tetap menurunkan mayoritas pemain terbaiknya demi menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.

Pelatih Ekuador menggunakan formasi 4-4-2 dengan Hernan Galindez sebagai penjaga gawang.

Moises Caicedo dipercaya mengenakan ban kapten dan memimpin lini tengah bersama Pedro Vite serta Alan Franco.

Di lini depan, Enner Valencia berduet dengan John Yeboah dengan dukungan Gonzalo Plata dan Nilson Angulo.

Hasil pertandingan lain di Grup E turut memengaruhi peluang El Tri untuk melaju ke fase gugur.

Penulis :
Ahmad Yusuf