
Pantau - Pemain Tim Nasional Selandia Baru Elijah Just mengakui keunggulan Belgia, terutama dalam kecepatan transisi permainan, setelah kedua tim bertemu pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026 di BC Place, Vancouver, yang membuat Selandia Baru menutup fase grup sebagai juru kunci dengan satu poin dari satu hasil imbang dan dua kekalahan.
Menurut Just, Belgia sangat efektif memanfaatkan setiap kesalahan lawan untuk melancarkan serangan balik cepat.
Ia mengatakan, “Belgia punya kualitas di semua lini lapangan. Saat kami mencoba menyerang dan kehilangan bola, mereka langsung menghukum kami dengan sangat cepat. Mereka punya banyak pemain cepat dan sangat kuat dalam serangan balik.”
Kecepatan Belgia Jadi Tantangan Terbesar
Just menilai kemampuan pemain Belgia dalam duel satu lawan satu menjadi faktor yang paling menyulitkan timnya sepanjang pertandingan.
Ia mengatakan, “Mereka menekan kami sangat dalam dan kami kesulitan menjaga ritme permainan.”
Meski menelan kekalahan, Just menilai Belgia menunjukkan kualitas sebagai salah satu tim yang berpeluang melangkah jauh di Piala Dunia 2026.
Ia mengatakan, “Saya pikir mereka mungkin sedikit kurang beruntung di dua pertandingan pertama, dan saya pikir mereka bisa melangkah cukup jauh di turnamen ini.”
Pengalaman Berharga bagi Selandia Baru
Just menegaskan Selandia Baru tetap memilih bermain menyerang meski menghadapi lawan yang lebih kuat.
Ia mengatakan, “Saya lebih memilih kalah 5-1 dan bermain berani, daripada kalah 2-0 tapi hanya bertahan sepanjang pertandingan.”
Menurut Just, pengalaman tampil di Piala Dunia menjadi pelajaran penting bagi Selandia Baru, terutama dalam hal keberanian dan konsistensi bermain di level tertinggi.
Ia juga menyoroti pentingnya pengembangan sepak bola di Selandia Baru melalui investasi di level akar rumput serta peningkatan kualitas pembinaan pemain muda.
Just berharap dalam beberapa tahun ke depan akan lahir generasi baru pemain Selandia Baru yang mampu bersaing lebih konsisten di level internasional.
- Penulis :
- Gerry Eka





