HOME  ⁄  Sepakbola

Fabio Cannavaro Sebut Piala Dunia Jadi Pelajaran Berharga bagi Uzbekistan Meski Gagal Lolos

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Fabio Cannavaro Sebut Piala Dunia Jadi Pelajaran Berharga bagi Uzbekistan Meski Gagal Lolos
Foto: Ilustrasi - Pelatih Timnas Uzbekistan Fabio Cannavaro bersiap menghadapi Timnas Kolombia dalam pertandingan Grup K Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko

Pantau - Pelatih tim nasional Uzbekistan Fabio Cannavaro mengatakan timnya memetik banyak pelajaran berharga dari penampilan di Piala Dunia 2026 meski gagal lolos ke babak 32 besar setelah kalah 1-3 dari Republik Demokratik Kongo pada laga penentu Grup K di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat.

Kekalahan tersebut memastikan Uzbekistan tersingkir dari turnamen setelah menutup fase grup tanpa meraih satu poin.

Cannavaro mengatakan, "Saya sudah mengatakan kepada mereka sejak awal bahwa Piala Dunia itu kejam."

Menurut Cannavaro, sejak awal dirinya telah mengingatkan para pemain bahwa Piala Dunia tidak memberikan banyak ruang untuk melakukan kesalahan.

Ia menilai kegagalan tim beradaptasi dengan perubahan taktik lawan menjadi salah satu penyebab Uzbekistan kehilangan kendali permainan.

Meski kalah, Cannavaro tetap mengapresiasi perjuangan seluruh pemain yang telah memberikan kemampuan terbaik mereka.

Ia mengaku merasakan kekecewaan yang sama dengan seluruh anggota tim atas hasil tersebut.

Minta Pengalaman Jadi Modal Pengembangan Tim

Cannavaro meminta seluruh skuad menjadikan pengalaman tampil di Piala Dunia sebagai bekal untuk berkembang pada masa mendatang.

Ia menegaskan perkembangan sepak bola Uzbekistan harus terus dilanjutkan melalui pembinaan pemain muda.

Selain itu, Cannavaro menekankan pentingnya memperkuat akademi sepak bola agar tim nasional mampu bersaing secara konsisten di level tertinggi dunia.

RD Kongo Bangkit pada Babak Kedua

Uzbekistan yang berjuluk Oq bo'rilar atau Serigala Putih sempat membuka keunggulan melalui gol cepat Eldor Shomurodov pada menit ke-10.

Tim asuhan Cannavaro menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas Republik Demokratik Kongo.

Namun, Republik Demokratik Kongo membalikkan keadaan pada babak kedua melalui dua gol Yoane Wissa dan satu gol Fiston Mayele.

Kekalahan 1-3 tersebut memastikan langkah Uzbekistan terhenti di fase grup setelah sebelumnya juga kalah dari Kolombia dan Portugal.

Sementara itu, Republik Demokratik Kongo lolos ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.

Kolombia menutup Grup K sebagai juara grup, sedangkan Portugal finis sebagai peringkat kedua dan turut melaju ke babak 32 besar.

Penulis :
Gerry Eka