
Pantau - Pemain tim nasional Selandia Baru Elijah Just mengakui keunggulan Belgia, terutama dalam kecepatan transisi permainan, setelah timnya kalah pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026 di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada, Jumat (26/6) waktu setempat.
Menurut Just, Belgia tampil efektif memanfaatkan setiap kesalahan lawan untuk melancarkan serangan balik cepat sehingga membuat Selandia Baru kesulitan mengembangkan permainan.
Just mengatakan, "Belgia punya kualitas di semua lini lapangan. Saat kami mencoba menyerang dan kehilangan bola, mereka langsung menghukum kami dengan sangat cepat. Mereka punya banyak pemain cepat dan sangat kuat dalam serangan balik."
Ia menilai kecepatan pemain Belgia dalam duel satu lawan satu menjadi salah satu faktor yang paling menyulitkan Selandia Baru.
Just mengatakan, "Mereka menekan kami sangat dalam dan kami kesulitan menjaga ritme permainan."
Belgia Dinilai Berpeluang Melaju Jauh
Meski harus mengakui kekalahan, Just menilai Belgia menunjukkan kualitas sebagai salah satu tim kuat di turnamen.
Ia mengatakan, "Saya pikir mereka mungkin sedikit kurang beruntung di dua pertandingan pertama, dan saya pikir mereka bisa melangkah cukup jauh di turnamen ini."
Just menegaskan Selandia Baru tetap berusaha tampil menyerang meski menghadapi lawan dengan kualitas lebih tinggi.
Ia mengatakan, "Saya lebih memilih kalah 5-1 dan bermain berani, daripada kalah 2-0 tapi hanya bertahan sepanjang pertandingan."
Pengalaman Jadi Bekal Selandia Baru
Menurut Just, pengalaman tampil di Piala Dunia 2026 menjadi pelajaran penting bagi Selandia Baru, terutama dalam hal keberanian dan konsistensi bermain di level tertinggi.
Ia juga menyoroti pentingnya pengembangan sepak bola di negaranya melalui investasi di level akar rumput serta peningkatan kualitas pembinaan pemain muda agar mampu bersaing di masa depan.
Just berharap dalam beberapa tahun ke depan akan lahir generasi baru pemain Selandia Baru yang mampu tampil lebih kompetitif di level internasional.
Selandia Baru menutup fase grup sebagai juru kunci Grup G dengan catatan satu hasil imbang, dua kekalahan, dan koleksi satu poin.
- Penulis :
- Gerry Eka





