
Pantau - Pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti memuji mental para pemainnya setelah bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Jepang 2-1 dan memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Houston, Amerika Serikat.
Ancelotti Nilai Brasil Tetap Tenang Saat Tertinggal
Brasil sempat tertinggal melalui gol Kaishu Sano sebelum membalikkan keadaan lewat gol Casemiro dan Gabriel Martinelli yang tercipta pada masa injury time.
"Kami tidak kehilangan kesabaran. Kami memiliki banyak opsi, baik pemain di lapangan maupun di bangku cadangan. Jepang bukan lawan yang mudah, mereka sangat terorganisasi dan bermain dengan intensitas tinggi," ungkap Ancelotti seperti dikutip dari laman resmi FIFA.
Pelatih asal Italia itu mengungkapkan sempat menyiapkan Neymar untuk dimainkan apabila pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.
"Saya menyimpan Neymar untuk perpanjangan waktu. Dia akan masuk pada menit ke-105 bila kami tidak mencetak gol kedua. Saya tidak ingin mengubah struktur tim karena kami bermain dengan baik," ujarnya.
Martinelli dan Casemiro Soroti Mental Juara Brasil
Pencetak gol kemenangan Brasil, Gabriel Martinelli, mengaku sangat bahagia bisa membantu tim memastikan kemenangan dan lolos ke babak 16 besar.
"Setelah bola saya sempat membentur tiang, saya yakin akan mendapatkan kesempatan lagi. Yang terpenting adalah saya bisa membantu tim, baik bermain di sisi kiri maupun di tengah," ungkap Martinelli.
Sementara itu, Casemiro menilai mentalitas menjadi kunci kebangkitan Brasil sekaligus memuji kontribusi para pemain yang masuk dari bangku cadangan.
"Di Piala Dunia, kontribusi pemain dari bangku cadangan sangat penting. Endrick bermain sangat baik, Martinelli kembali menunjukkan kualitasnya, dan Rayan juga menjalankan perannya dengan sangat baik. Inilah semangat yang kami butuhkan untuk menjuarai Piala Dunia," kata Casemiro.
Kemenangan 2-1 atas Jepang membawa Brasil melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi pemenang pertandingan Pantai Gading melawan Norwegia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





