
Pantau - Pelatih Timnas Pantai Gading Emerse Fae menerima kekalahan timnya dari Norwegia dengan skor 1-2 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Arlington, yang mengakhiri langkah timnya di turnamen tersebut.
Emerse Fae menilai kegagalan memanfaatkan sejumlah peluang menjadi penyebab utama Pantai Gading harus tersingkir dari ajang Piala Dunia 2026.
Peluang yang Terbuang Jadi Penentu
Emerse Fae mengungkapkan, "Begitulah sepak bola. Saat mendapat peluang, Anda harus mencetak gol. Kami sudah berhasil melakukan hal yang sulit dengan menyamakan kedudukan. Sayangnya, kami kebobolan di akhir pertandingan. Sungguh disayangkan."
Pantai Gading sempat menyamakan kedudukan melalui gol Amad Diallo setelah sebelumnya tertinggal akibat gol Antonio Nusa.
Namun, Erling Haaland mencetak gol pada menit ke-86 untuk memastikan kemenangan Norwegia dengan skor 2-1.
Emerse Fae mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang terus berusaha hingga akhir pertandingan.
Ia juga menilai Norwegia tampil disiplin dan penuh semangat sepanjang laga.
Emerse Fae mengungkapkan, "Di level ini, segalanya bergantung pada detail-detail kecil. Anda harus tetap fokus dari awal hingga akhir, siapa pun lawannya."
Pantai Gading Siap Bangkit
Emerse Fae menegaskan pengalaman tampil di Piala Dunia menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pemain Pantai Gading.
Ia mengungkapkan, "Ini adalah Piala Dunia pertama bagi semua orang. Saya rasa para pemain telah banyak belajar. Kini, kami akan berupaya untuk kembali lebih kuat menghadapi tantangan berikutnya."
Kekalahan dari Norwegia membuat Pantai Gading menjadi tim kedua asal Afrika yang tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah Tunisia sebelumnya gagal lolos dari fase grup.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf

