HOME  ⁄  Sepakbola

Neymar Resmi Pensiun dari Timnas Brasil Usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Neymar Resmi Pensiun dari Timnas Brasil Usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026
Foto: (Sumber :Gelandang serang tim nasional Brasil, Neymar Junior, pada laga 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (5/7/2026). Pada pertandingan itu, Neymar masuk dari bangku cadangan. (ANTARA/Michael Siahaan).)

Pantau - Neymar resmi mengumumkan pensiun dari tim nasional Brasil setelah Selecao tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai kalah 1-2 dari Norwegia di Stadion MetLife, Amerika Serikat, Senin WIB.

Neymar Akhiri Karier Internasional

Kepastian pensiun disampaikan Neymar setelah pertandingan melawan Norwegia yang menjadi penampilan terakhirnya bersama tim nasional Brasil.

"Saya sudah mencoba lagi dan lagi. Semua dimulai di MetLife Stadium dan semuanya berakhir di sini. Sekarang, semuanya telah selesai," ungkap Neymar seperti dikutip media Brasil, Globo.

Pemain berusia 34 tahun itu menutup karier internasionalnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Brasil dengan torehan 80 gol dari 130 penampilan.

Gol melalui tendangan penalti ke gawang Norwegia menjadi gol terakhir Neymar bersama Selecao.

Piala Dunia 2026 menjadi turnamen terakhir Neymar bersama Brasil dengan total penampilan selama 37 menit.

Tinggalkan Warisan Besar Bersama Brasil

Stadion MetLife juga memiliki makna khusus bagi Neymar karena menjadi lokasi debutnya bersama tim nasional senior Brasil pada 10 Agustus 2010 saat menghadapi Amerika Serikat.

Pada laga debut tersebut, Neymar langsung mencetak gol untuk Brasil.

Selama 16 tahun membela Selecao, Neymar berhasil melampaui rekor gol Pele di tim nasional Brasil.

Neymar turut membawa Brasil menjuarai Piala Konfederasi FIFA 2013 dan dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen tersebut.

Di level Olimpiade, Neymar mempersembahkan medali emas pertama bagi Brasil pada Olimpiade Rio 2016 setelah sebelumnya meraih medali perak pada Olimpiade London 2012.

Keputusan tersebut menandai berakhirnya perjalanan salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Brasil bersama tim nasional.

Penulis :
Aditya Yohan