
Pantau - Pelatih Amerika Serikat Mauricio Pochettino meminta timnya menjadikan kekalahan 1-4 dari Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki performa setelah gagal melaju ke perempat final.
Pochettino Akui Belgia Tampil Lebih Baik
Pochettino mengatakan Belgia tampil lebih dominan sejak awal pertandingan sehingga Amerika Serikat gagal mengulangi performa yang ditunjukkan sepanjang turnamen.
"Pertandingan ini benar-benar sulit sejak awal. Kami mengucapkan selamat kepada Belgia, mereka lebih baik daripada kami. Hari ini bukan hari kami,” ungkap Pochettino.
"Kami perlu belajar, mengevaluasi pertandingan ini, dan memahami mengapa kami tidak menjalani laga dengan cara yang sama seperti pada pertandingan-pertandingan kami sebelumnya di Piala Dunia," lanjutnya.
Pelatih asal Argentina itu mengakui Belgia pantas mengamankan tiket ke babak perempat final berkat penampilan yang lebih baik sepanjang laga.
Belgia Tantang Spanyol di Perempat Final
Belgia membuka keunggulan pada menit kesembilan melalui Charles De Ketelaere sebelum Amerika Serikat menyamakan skor lewat tendangan bebas Malik Tillman pada menit ke-31.
De Ketelaere kembali mencetak gol dua menit berselang untuk membawa Belgia unggul 2-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Hans Vanaken memperbesar keunggulan Belgia menjadi 3-1 setelah memanfaatkan kesalahan penjaga gawang Matt Freese pada menit ke-57.
Upaya Amerika Serikat bangkit semakin berat setelah kapten Christian Pulisic mengalami cedera dan harus ditarik keluar dua menit kemudian.
Belgia memastikan kemenangan 4-1 melalui gol Romelu Lukaku pada masa tambahan waktu setelah menerima umpan Vanaken.
Hasil tersebut mengantarkan Belgia menghadapi Spanyol pada babak perempat final di Los Angeles Stadium pada Sabtu (11/7) WIB, sementara Amerika Serikat harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 di hadapan pendukung sendiri.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





