HOME  ⁄  Sepakbola

Persebaya Optimalkan Performa Pemain dengan Teknologi VALD untuk Hadapi Liga 1 2026/2027

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Persebaya Optimalkan Performa Pemain dengan Teknologi VALD untuk Hadapi Liga 1 2026/2027
Foto: (Sumber :Chief Medical Officer Persebaya dr. Pratama Wicaksana Wijaya (kiri) berbincang dengan salah satu staf departemen medis klub terkait teknologi VALD di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Rabu (8/7/2026). (ANTARA/Naufal Ammar Imaduddin.)

Pantau - Persebaya Surabaya mengoptimalkan performa pemain melalui penerapan sport science berbasis data dengan memanfaatkan teknologi VALD yang didukung berbagai perangkat pengujian fisik dan biomekanik sebagai persiapan menghadapi kompetisi Liga 1 musim 2026/2027.

Persebaya Perkuat Departemen Medis Berbasis Teknologi

Direktur Operasional Persebaya Candra Wahyudi mengatakan keberhasilan sebuah tim tidak hanya ditentukan oleh kualitas pemain, tetapi juga dukungan ekosistem, termasuk departemen medis yang diperkuat dokter, fisioterapis, dan tenaga pendukung lainnya.

"Harapannya pemain-pemain Persebaya sebagai aset klub jangan sampai mengalami cedera. Kalau pun cedera, proses pemulihannya bisa lebih cepat," ungkap Candra.

Menurut Candra, Persebaya terus berinvestasi untuk melengkapi teknologi VALD agar pemantauan kondisi fisik pemain semakin optimal.

"Selain itu kami juga bekerja sama dengan banyak ekosistem dalam hal tersebut, salah satunya rumah sakit Mayapada, untuk memperkuat departemen medis," ujarnya.

Data Jadi Dasar Penyusunan Program Latihan

Chief Medical Officer Persebaya dr. Pratama Wicaksana Wijaya menjelaskan pemeriksaan pemain kini tidak hanya mengacu pada Pre-Competition Medical Assessment (PCMA), tetapi juga dilengkapi functional movement assessment menggunakan teknologi VALD.

Rangkaian pemeriksaan meliputi pengujian kekuatan otot, daya ledak, kelincahan, kemampuan kardiovaskular, hingga analisis biomekanik gerakan.

"Semua dijawab dengan angka. Berapa persen perbedaannya, nanti datanya diberikan kepada pelatih fisik dan tim fisioterapi untuk membuat program latihan, kemudian dievaluasi lagi secara berkala," ungkap dr. Tommy.

Evaluasi kondisi pemain dijadwalkan dilakukan empat hingga enam kali dalam satu musim, mulai pramusim, pertengahan kompetisi, hingga akhir musim.

Persebaya menggunakan sejumlah perangkat VALD, seperti HumanTrak, ForceDecks, ForceFrame, SmartSpeed, dan NordBord untuk mengukur pola gerak, kekuatan otot, keseimbangan, kecepatan, serta potensi risiko cedera pemain.

Seluruh perangkat tersebut tidak hanya dimanfaatkan oleh tim senior, tetapi juga digunakan pemain Persebaya Academy dan Elite Pro Academy (EPA) sebagai bagian dari pembinaan berbasis data.

Penulis :
Ahmad Yusuf