
Pantau - Pesepak bola muda Cipta Cendikia Football Academy (FA), Ayla Dva Khala Ahisma, terus mengejar impiannya untuk bermain di kompetisi sepak bola putri Prancis dengan menjalani berbagai pengorbanan sejak usia dini, termasuk meninggalkan orang tua demi mengembangkan kariernya sebagai atlet profesional.
Tinggalkan Kampung Halaman Demi Mengejar Cita-cita
Ayla yang lahir di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 22 Juni 2012 kini menjadi salah satu pemain yang tampil pada ajang Hydroplus Soccer League (HSL) All-Stars 2025/2026 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Turnamen tersebut menjadi wadah bagi pemain-pemain putri terbaik dari berbagai daerah untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka peluang masuk dalam pemantauan tim nasional sepak bola kelompok umur Indonesia.
Bagi Ayla, setiap pertandingan menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa perjuangan hidup mandiri, meninggalkan kampung halaman, dan bangkit dari cedera tidak dilakukan dengan sia-sia.
"Sejak mengikuti SSB saya sudah harus berani jauh dari orang tua, hidup mandiri, kerja keras, serta terus belajar berkomunikasi dengan tim," ungkap Ayla.
Bidik Kompetisi Tertinggi di Prancis
Kecintaan Ayla terhadap sepak bola telah tumbuh sejak masih duduk di bangku taman kanak-kanak dan mulai ditekuni secara serius saat bergabung dengan sekolah sepak bola ketika berada di kelas lima sekolah dasar.
Ayla menegaskan impian terbesarnya adalah dapat berkarier di kompetisi sepak bola putri kasta tertinggi di Prancis.
"Mimpi terbesar saya bermain di Prancis, di Premiere Ligue," ujarnya.
Melalui penampilannya di Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026, Ayla berharap dapat terus berkembang sebagai pemain dan semakin dekat untuk mewujudkan cita-citanya tampil di level internasional.
- Penulis :
- Aditya Yohan





