
Pantau - Pelatih tim nasional U-16 putri Indonesia Timo Scheunemann mendorong pesepak bola putri muda berbakat untuk berani meninggalkan kampung halaman dan datang ke Pulau Jawa agar memperoleh kesempatan berlatih dan berkompetisi secara konsisten demi memperbesar peluang masuk tim nasional.
Kompetisi Jadi Jalur Menuju Timnas
Timo menyampaikan keberanian merantau perlu didukung oleh orang tua agar para pemain dapat mengikuti sistem pembinaan sepak bola putri yang saat ini terus berkembang.
“Ya harapan kami, para orang tua harus lebih berani juga jemput bola untuk menyambung dengan sistem pembinaan yang ada saat ini,” ungkapnya di sela pertandingan putri kategori U-16 Hydroplus Soccer League (HSL) All-Stars 2025/2026 di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu.
Ia mencontohkan Hydroplus Soccer League yang digelar di empat regional serta HSL All-Stars menjadi wadah pembinaan berjenjang sekaligus ajang pemantauan pemain untuk kebutuhan timnas kelompok umur.
“Sekarang di Hydroplus Soccer League banyak beberapa pemain yang sudah level timnas,” ujarnya.
Orang Tua Diminta Dukung Pengembangan Karier
Timo menilai pemain berbakat di luar Pulau Jawa tidak perlu ragu mencari kesempatan bergabung dengan sekolah maupun klub di kota penyelenggara HSL agar peluang mengikuti seleksi tim nasional semakin terbuka.
Ia mengatakan langkah tersebut telah dilakukan sejumlah pemain yang kini masuk dalam radar tim nasional.
Menurut Timo, semakin banyak orang tua yang mendukung anak-anak mereka mengejar kesempatan tersebut, semakin besar pula peluang melahirkan pesepak bola putri yang mampu memperkuat timnas Indonesia dan berprestasi sebagai atlet profesional.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





