
Pantau - Suporter tim nasional Argentina berharap Lionel Messi belum mengakhiri karier internasionalnya setelah Piala Dunia 2026 usai sang kapten membawa Tim Tango melaju ke final usai mengalahkan Inggris 2-1 di semifinal.
Suporter Yakin Messi Masih Mampu Bermain
Harapan tersebut disampaikan sejumlah pendukung Argentina di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, seusai pertandingan semifinal pada Rabu.
"Jangan pensiun, tetaplah bermain," ungkap seorang suporter Argentina bernama Demian.
Messi yang kini berusia 39 tahun berpotensi menjalani laga terakhirnya bersama tim nasional pada final Piala Dunia 2026 setelah tampil di ajang tersebut sejak edisi 2006.
Namun, Demian menilai kondisi fisik Messi masih memungkinkan untuk terus bersaing di level tertinggi.
"Dia bermain seperti masih berumur 25 tahun. Itu gila. Saya rasa dia masih mampu bermain di Piala Dunia berikutnya," ujarnya.
Suporter lainnya, Mariano, juga berharap Messi tetap memperkuat Argentina.
"Dia adalah pemain hebat yang bisa membawa kami juara lagi (di kemudian hari-red)," katanya.
Messi Tetap Jadi Andalan Argentina
Suporter Argentina lainnya, Feli, menyebut Messi sebagai pemain terbaik sepanjang masa meski menyadari sang kapten suatu saat akan mengakhiri kariernya.
"Apa pun yang terjadi, dia tetap yang terbaik. Kami (masyarakat Argentina-red) mencintainya dengan sepenuh hati," ungkap Feli.
Messi kembali menjadi sosok penting dalam kemenangan Argentina atas Inggris di semifinal setelah mencatatkan dua assist untuk gol Enzo Fernandez pada menit ke-85 dan Lautaro Martinez pada menit 90+2.
Dua assist tersebut membuat Messi menjadi pencetak assist terbanyak di Piala Dunia 2026 dengan empat assist sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai pemilik assist terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 12 assist.
Selain itu, Messi masih berstatus sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 21 gol dan memimpin daftar top skor Piala Dunia 2026 dengan delapan gol.
Argentina akan menghadapi Spanyol pada final Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey, Minggu (19/7), untuk memburu gelar juara dunia keempat setelah sebelumnya menjuarai turnamen pada 1978, 1986, dan 2022.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





