HOME  ⁄  Sepakbola

FIFA Pertahankan Laga Perebutan Peringkat Ketiga Piala Dunia, UEFA Menghapusnya di Euro Sejak 1984

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

FIFA Pertahankan Laga Perebutan Peringkat Ketiga Piala Dunia, UEFA Menghapusnya di Euro Sejak 1984
Foto: (Sumber :Suporter Argentina meneriakkan yel-yel sebelum tim dukungannya menghadapi Inggris pada semifinal Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Atlanta di Atlanta, Amerika Serikat, Kamis (15/7/2026). Argentina mengalahkan Inggris dengan skor 2-1 dalam pertandingan itu dan memastikan lolos ke final menghadapi Spanyol. ANTARA FOTO/Xinhua/Li Ming/nym..)

Pantau - FIFA tetap mempertahankan pertandingan perebutan peringkat ketiga di Piala Dunia hingga edisi 2026, sementara UEFA telah menghapus laga serupa di Euro sejak 1984 karena perbedaan pertimbangan penyelenggaraan dan kepentingan turnamen.

Pada Piala Dunia 2026, Prancis dan Inggris akan memperebutkan posisi ketiga setelah sama-sama tersingkir di babak semifinal.

FIFA mempertahankan pertandingan tersebut karena dinilai memiliki nilai komersial melalui penjualan tiket, hak siar, dan iklan, sekaligus mengisi jeda antara semifinal dan final.

Selain itu, hasil pertandingan perebutan peringkat ketiga juga memengaruhi perolehan poin peringkat FIFA karena berstatus sebagai laga resmi.

Tim yang finis di posisi ketiga juga memperoleh medali perunggu dan hadiah sebesar 29 juta dolar AS, lebih besar dibandingkan tim peringkat keempat yang menerima 27 juta dolar AS.

Pertandingan perebutan peringkat ketiga telah menjadi bagian dari Piala Dunia sejak edisi 1934, kecuali pada 1950 ketika turnamen menggunakan format grup di babak akhir.

Laga tersebut juga melahirkan sejumlah catatan bersejarah, termasuk gol tercepat Piala Dunia yang dicetak Hakan Sukur dalam 11 detik pada edisi 2002 serta rekor 13 gol Just Fontaine dalam satu edisi Piala Dunia pada 1958.

Meski memiliki sejarah panjang, pertandingan perebutan peringkat ketiga mendapat kritik dari sejumlah tokoh sepak bola, termasuk Louis van Gaal, Gareth Southgate, dan Alan Shearer yang menilai laga tersebut tidak lagi diperlukan setelah tim gagal mencapai final.

Berbeda dengan FIFA, UEFA memutuskan menghapus pertandingan perebutan peringkat ketiga mulai Euro 1984 karena dinilai kurang diminati penonton dan menambah beban pemain setelah menjalani jadwal turnamen yang padat.

Penulis :
Ahmad Yusuf