
Pantau - Enzo Maresca menegaskan tidak akan sekadar meniru gaya kepelatihan Pep Guardiola setelah resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Manchester City, meski menggantikan sosok yang sukses membawa klub meraih berbagai gelar selama satu dekade.
Maresca Ingin Bangun Filosofi Permainan Sendiri
"Saya rasa setiap pelatih berbeda, baik dalam cara bekerja sehari-hari maupun pendekatan terhadap pertandingan. Kami akan melihat konsep apa yang perlu disesuaikan. Saya tidak percaya pada konsep copy and paste. Saya melihat sepak bola dengan cara yang berbeda dari pelatih sebelumnya," ungkap Maresca di laman resmi klub.
Maresca menggantikan Guardiola yang mengakhiri kebersamaan dengan Manchester City setelah 10 tahun penuh prestasi.
Selama menangani The Citizens, Guardiola mempersembahkan enam gelar Liga Inggris, satu trofi Liga Champions, tiga Piala FA, dan satu Piala Dunia Antarklub.
Sebelum dipercaya menjadi pelatih kepala Manchester City, Maresca pernah menjabat sebagai asisten Guardiola pada musim 2022/2023.
Fokus Bangun Tim Demi Raih Gelar
Maresca mengungkapkan dirinya masih rutin berkomunikasi dengan Guardiola sejak sang pelatih meninggalkan Stadion Etihad.
"Dia pantas menikmati waktunya untuk beristirahat. Sementara, saya harus fokus menjalankan pekerjaan saya sendiri," ujarnya.
Pelatih asal Italia berusia 46 tahun itu datang ke Manchester City dengan modal dua gelar bersama Chelsea, yakni Liga Conference musim 2024/2025 dan Piala Dunia Antarklub usai mengalahkan Paris Saint-Germain di partai final.
Maresca menyadari tuntutan di Manchester City adalah memenangkan gelar pada setiap kompetisi yang diikuti.
"Pada akhirnya, kami ingin meraih gelar. Tetapi saat ini, saya hanya fokus pada apa yang harus dilakukan hari ini," tuturnya.
- Penulis :
- Gerry Eka
- Editor :
- Tria Dianti





