
Pantau - Pelatih Persib Bandung Igor Tolic tetap memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya meski Maung Bandung gagal menjuarai Piala Presiden 2026 setelah kalah adu penalti 4-5 dari Persebaya Surabaya pada laga final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Tolic Bangga dengan Perjuangan Pemain Muda
Persib harus puas menjadi runner-up setelah bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu sebelum kalah dalam adu penalti.
Tolic menilai pencapaian tim patut diapresiasi karena Persib tampil tanpa sejumlah pemain inti yang sedang memperkuat Timnas Indonesia di ASEAN Hyundai Cup 2026.
"Kami menembus partai puncak dengan kondisi tim yang tidak utuh. Kami mengorbitkan banyak pemain muda, dan pada akhirnya harus kalah lewat adu penalti," kata Tolic.
Absennya tujuh pemain utama membuat Persib memberi kesempatan kepada sejumlah pemain muda seperti Nazriel Alfaro Syahdan, Rafi Rasyiq, Adzikry Fadlillah, Faris Abdul Hafizh, hingga Ikhwan Ali Tanamal untuk tampil sepanjang turnamen.
Fokus Persib Beralih ke Super League dan AFC Champions League Two
Pada partai final, Persib juga harus bermain dengan 10 pemain setelah Mariano Peralta menerima kartu merah pada menit ke-112.
Meski demikian, Persib mampu memaksakan adu penalti setelah menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol Patricio Matricardi.
"Adu penalti itu soal keberuntungan. Hari ini kami tertinggal 0-1 lalu bisa menyamakan skor 1-1 walau kalah jumlah pemain. Kami memang bukan juara, tapi saya yakin Bobotoh bisa tersenyum bangga melihat bagaimana tim ini berjuang dan bagaimana identitas permainan kami untuk musim depan," ungkap Tolic.
Ia menegaskan Persib kini mengalihkan fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi Super League 2026/27 serta babak play-off AFC Champions League Two.
"Tugas kami sekarang adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk kompetisi liga dan kualifikasi Champions League. Para pemain harus mempertahankan standar permainan seperti ini. Soal motivasi dan tekad untuk menang, tak ada yang perlu diragukan dari mereka. Mental juara ini akan terus kami jaga," pungkasnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



