
Pantau - Chelsea mengalahkan AC Milan dengan skor telak 3-0 dalam laga pramusim bertajuk Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Joao Pedro menjadi salah satu pemain paling menentukan dalam kemenangan Chelsea setelah mencetak dua gol, sedangkan satu gol lainnya disumbangkan Moises Caicedo.
Joao Pedro Pecahkan Kebuntuan Chelsea
Chelsea dan AC Milan mengawali babak pertama dengan tempo relatif lambat karena kedua tim bermain hati-hati untuk menjaga stamina sekaligus mencari celah di pertahanan lawan.
Chelsea berusaha memberikan ancaman melalui skema umpan terobosan langsung menuju jantung pertahanan AC Milan.
Sementara itu, AC Milan mengandalkan serangan balik cepat dengan memanfaatkan kecepatan Rafael Leao dan Ruben Loftus-Cheek di lini depan.
Kedua tim saling menciptakan ancaman berbahaya sepanjang babak pertama, tetapi belum mampu mencetak gol hingga mendekati waktu turun minum.
Chelsea akhirnya memecahkan kebuntuan pada menit ke-45+2 melalui Joao Pedro.
Penyerang asal Brasil tersebut mencetak gol lewat sundulan setelah memanfaatkan skema tendangan penjuru yang dilakukan Moises Caicedo.
Gol Joao Pedro membawa Chelsea menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas AC Milan.
Chelsea Cetak Dua Gol Cepat pada Babak Kedua
Memasuki babak kedua dalam kondisi tertinggal, pelatih AC Milan Ruben Amorim melakukan perubahan strategi dengan melakukan sejumlah pergantian pemain.
Christopher Nkunku dan Alexis Saelemakers menjadi bagian dari perubahan yang dilakukan AC Milan pada babak kedua.
Namun, belum genap satu menit babak kedua berjalan, pertahanan AC Milan kembali kebobolan.
Joao Pedro kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut.
Joao Pedro memanfaatkan umpan matang Pedro Neto untuk membawa Chelsea memperbesar keunggulan menjadi 2-0.
Setelah tertinggal dua gol, AC Milan memberikan perlawanan lebih keras dan mampu menciptakan sejumlah peluang.
Peluang-peluang tersebut tidak mampu diselesaikan dengan sempurna, sementara Rossoneri juga kesulitan mengembangkan permainan karena pertahanan Chelsea tampil solid.
Chelsea kembali mencetak gol pada menit ke-51 melalui Moises Caicedo.
Gol tersebut bermula dari tendangan penjuru Romeo Lavia sebelum Caicedo lolos dari pengawalan dan menyambar bola yang tidak mampu dihalau kiper AC Milan, Lorenzo Torriani.
Gol Caicedo membuat Chelsea semakin menjauh dengan keunggulan 3-0.
Pertahanan Chelsea Gagalkan Upaya AC Milan
AC Milan meningkatkan tempo permainan setelah gol ketiga Chelsea dengan mengandalkan umpan panjang dan serangan cepat untuk mencari gol balasan.
Upaya tersebut belum membuahkan hasil karena lini pertahanan Chelsea tetap solid dan sulit ditembus.
Chelsea kemudian bermain lebih sabar sembari tetap mencoba menciptakan peluang melalui skema serangan balik cepat.
Tim asuhan Xabi Alonso memperoleh beberapa peluang berbahaya tambahan, tetapi tidak ada yang menghasilkan gol.
Tidak ada gol tambahan hingga pertandingan berakhir sehingga Chelsea memastikan kemenangan 3-0 atas AC Milan.
Chelsea turun dengan formasi 4-2-3-1 yang terdiri atas Robert Sanchez sebagai penjaga gawang; Marco Palestra, Wes Fofana, Josh Acheampong, dan Jorrel Hato; Moises Caicedo dan Romeo Lavia; Pedro Neto, Cole Palmer, dan Joao Pedro; serta Danny Welbeck di bawah arahan Xabi Alonso.
AC Milan memainkan formasi 3-4-2-1 dengan Lorenzo Torriani sebagai penjaga gawang; Filippo Terracciano, Koni De Winter, dan Strahinja Pavlovic; Samuel Chukwueze, Luka Modric, Christian Comotto, dan Pervis Estupinan; Ruben Loftus-Cheek dan Rafael Leao; serta Francesco Camarda di bawah arahan Ruben Amorim.
- Penulis :
- Arian Mesa



