
Pantau - Real Madrid menyerang balik Presiden LaLiga Javier Tebas setelah sang presiden kompetisi mengkritik klub berjuluk Los Blancos terkait klaim mengenai adanya konspirasi wasit.
"Klub kami menganggap tidak dapat ditoleransi bahwa presiden LaLiga menggunakan jabatan institusionalnya untuk terus mendiskreditkan dan menyerang Real Madrid sebagaimana yang ia lakukan dalam setiap pernyataan publiknya," tulis Real Madrid dalam laman resminya, Rabu (23/9/2026).
Real Madrid mengecam sikap Tebas karena sebagai Presiden LaLiga, ia bertanggung jawab mewakili dan melindungi kepentingan seluruh klub peserta kompetisi.
Madrid menilai pernyataan Tebas sangat serius dan tidak pantas disampaikan oleh seseorang yang mengelola kompetisi sepak bola profesional Spanyol.
Madrid Dorong Pergantian Pimpinan LaLiga
Real Madrid menilai Tebas tidak pantas melanjutkan kepemimpinannya dan menyatakan sepak bola profesional Spanyol membutuhkan sosok baru.
Menurut Madrid, sosok yang memimpin sepak bola profesional Spanyol harus memegang teguh prinsip netralitas dalam menjalankan tugasnya.
"Presiden LaLiga bukanlah pemilik kompetisi, melainkan orang yang melayani klub-klub anggotanya yang telah memercayakan arah kompetisi kepadanya," tutup Madrid.
Tebas Kritik Klaim Konspirasi Wasit
Polemik tersebut mencuat setelah Tebas mengkritik Real Madrid menyusul kekalahan Los Blancos 1-2 dalam laga derbi melawan Atlético Madrid pada 20 September 2026.
Tebas membantah klaim Madrid mengenai adanya "konspirasi wasit" dan menyebut tuduhan tersebut tidak masuk akal.
Menurut Tebas, tuduhan itu digunakan untuk mengalihkan perhatian dari performa buruk Real Madrid.
Tebas juga mengkritik Real Madrid TV yang menurutnya terus membangun narasi mengenai konspirasi sebelum pertandingan berlangsung.
- Penulis :
- Aditya Yohan




