HOME  ⁄  Sepakbola

Khaldoon Al Mubarak Tegaskan Manchester City Tetap Yakin Tak Bersalah dalam Kasus FFP

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Khaldoon Al Mubarak Tegaskan Manchester City Tetap Yakin Tak Bersalah dalam Kasus FFP
Foto: Ketua Manchester City Khaldoon Al Mubarak. mancity.com/pri.

Pantau - Ketua Manchester City Khaldoon Al Mubarak menegaskan klubnya tetap yakin tidak bersalah meski dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan terkait dugaan pelanggaran regulasi finansial atau FFP Liga Inggris.

Al Mubarak menyatakan proses yang melibatkan Manchester City dan Premier League masih berlangsung sehingga terdapat sejumlah aspek penting yang belum diselesaikan.

"Proses di Premier League masih panjang, dan keyakinan serta tekad kami untuk membuktikan bahwa Klub tidak bersalah tetap sama kuatnya seperti saat masalah ini bermula," tegas Al Mubarak dalam pernyataan resmi klub, Minggu (27/9/2026).

Manchester City Terikat Kerahasiaan Proses

Al Mubarak mengatakan terdapat banyak hal yang ingin disampaikan kepada publik untuk menjelaskan alasan Manchester City tetap meyakini pihaknya tidak bersalah.

Namun, ia menyebut ketentuan kerahasiaan yang ketat dalam proses tersebut membuat dirinya belum dapat membeberkan penjelasan lebih jauh.

Al Mubarak mengatakan pernyataan yang disampaikan juga telah melalui sejumlah pemeriksaan hukum untuk memastikan kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku.

"Saya meminta Anda untuk membaca dengan cermat pernyataan di bawah ini—yang kami sampaikan pada hari Jumat—serta pernyataan yang kami keluarkan pada bulan Februari 2023 (juga tercantum di bawah). Setiap kata di dalamnya memiliki makna penting dan sepenuhnya benar," tulis Al Mubarak.

Manchester City menegaskan akan tetap menghormati seluruh proses yang sedang berjalan dan mempertahankan sikap yang telah disampaikan klub sejak Februari 2023.

Manchester City Tunggu Kelanjutan Proses

"Proses yang melibatkan Premier League masih terus berjalan, dengan sejumlah aspek penting yang harus diselesaikan, serta tunduk pada ketentuan kerahasiaan yang ketat. Oleh karena itu, sikap Manchester City FC tetap konsisten dengan pernyataan Klub pada bulan Februari 2023," tulis pernyataan resmi klub.

Manchester City juga menyatakan telah mengikuti prosedur yang berlaku selama delapan tahun terkait persoalan tersebut.

"Selama delapan tahun, Klub senantiasa menghormati prosedur yang berlaku dengan keyakinan bahwa Dewan dan jajaran eksekutif Premier League akan bertindak sebagai regulator yang independen, imparsial, dan adil, serta bebas dari pengaruh yang memihak," dalam pernyataan itu.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026