
Pantau - Kapten Timnas Indonesia Kevin Diks mengaku meminta pelatih John Herdman memainkannya sebagai striker pada akhir pertandingan melawan Bangladesh sebelum mencetak gol yang membantu Garuda menang 9-2 dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Diks meminta perubahan posisi tersebut untuk menghemat tenaga sekaligus tetap membantu Indonesia yang membutuhkan tambahan gol dalam laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis.
"Iya, di 30 menit terakhir sangat berat bagi saya. Namun, saya mencoba untuk mendorong semua orang di sekitar saya. Saya tidak hanya berjuang untuk diri saya sendiri, saya berjuang untuk semua orang yang ada di sekitar," kata Diks ketika ditemui awak media di mixed zone SUGBK.
Inisiatif tersebut membuahkan hasil setelah pemain Borussia Moenchengladbach itu mencetak gol pada menit ke-90+6.
Diks Minta Herdman Ubah Posisinya
Diks mengatakan dirinya memberikan pilihan kepada Herdman untuk menggantinya atau menggeser posisinya menjadi penyerang agar Indonesia tidak bermain dengan 10 pemain.
"Dan itulah saya berkata kepada pelatih (John Herdman), 'Pelatih, apakah saya perlu digantikan atau menjadi seorang striker? Karena dengan begitu saya bisa tetap di lapangan dan menunggu bola sebentar serta tidak bermain dengan 10 orang'. Jadi, dia setuju dan saya tetap main sebagai seorang striker dan saya mencetak gol," kata dia.
Gol Diks menjadi bagian dari kemenangan 9-2 Indonesia atas Bangladesh yang memastikan Garuda melaju ke pertandingan final.
Pemain berusia 29 tahun tersebut juga mengaku bangga karena Indonesia mampu melewati situasi sulit setelah menjalani jadwal pertandingan yang padat.
"Kami di babak pertama bermain sangat bagus. Tentu saja gol di mana kami kebobolan tidak menjadikan kami sempurna. Tapi, berjuang sekeras itu setelah tiga pertandingan dalam enam hari atau enam setengah hari itu sangat sulit. Tapi, saya bangga pada para pemain," kata dia.
Indonesia Bersiap Hadapi Thailand
Diks sebelumnya juga merasakan situasi sulit ketika Indonesia menghadapi Malaysia dan harus menahan serangan lawan dengan 10 pemain setelah Thom Haye mendapatkan kartu merah pada menit ke-37.
Setelah memastikan tiket final, Indonesia dijadwalkan menghadapi Thailand di SUGBK pada Senin (5/10) pukul 20.00 WIB.
Diks menilai Thailand memiliki permainan yang bagus, tetapi dirinya ingin terlebih dahulu menikmati keberhasilan Indonesia mencapai final sebelum mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya.
"Saya sudah sering mendengar tentang mereka. Saya sudah melihat mereka bermain sebentar. Gaya sepak bola mereka bagus. Dan kita lihat saja nanti. Tapi, pertama-tama, kita nikmati saja malam ini, lalu besok fokus pada pertandingan berikutnya, dan nanti kita lihat bagaimana," tutur bek berusia 29 tahun tersebut.
- Penulis :
- Aditya Yohan




