
Pantau - Pelatih tim nasional Portugal Jorge Jesus masih membuka peluang Cristiano Ronaldo kembali memperkuat Selecao das Quinas setelah megabintang berusia 41 tahun itu meninggalkan pusat latihan Portugal di Kopenhagen.
Pernyataan tersebut disampaikan Jesus setelah Portugal mengalahkan Norwegia 2-1 dalam lanjutan matchday keempat UEFA Nations League 2026/2027, Senin (5/10/2026).
“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Bagi saya, semuanya masih terbuka. Cris harus memutuskan apa yang ingin dia lakukan dalam hidupnya sendiri,” kata Jorge Jesus seperti dikutip Fabrizio Romano.
Jesus menegaskan Ronaldo masih dapat dipertimbangkan masuk skuad Portugal berikutnya selama tetap aktif bermain di level klub dan memiliki keinginan membela negaranya.
“Bila Cris masih bermain dan ingin berada di tim nasional, kenapa tidak?” ujar Jesus.
Kepergian Ronaldo Picu Spekulasi
Pernyataan Jesus muncul setelah Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan Portugal pada jeda internasional.
Ronaldo sebelumnya hanya menjadi pemain cadangan yang tidak dimainkan ketika Portugal mengalahkan Norwegia 2-1 pada matchday kedua UEFA Nations League 2026/2027, 28 September 2026.
Kepergian Ronaldo dari pemusatan latihan kemudian memunculkan spekulasi mengenai masa depannya bersama timnas Portugal.
Ronaldo diketahui meninggalkan skuad setelah berbicara dengan Presiden Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) Pedro Proenca dan menyatakan akan menjelaskan alasannya pada kesempatan berikutnya.
Jesus Sebut Hanya Terjadi Kesalahpahaman
Jesus berusaha meredakan situasi dengan menegaskan tidak ada masalah antara dirinya dan Ronaldo.
Pelatih berusia 72 tahun tersebut menyebut situasi yang terjadi hanya kesalahpahaman dan dapat diselesaikan.
“Tidak ada. Semuanya hanya kesalahpahaman. Menurut saya, masalah itu mudah diselesaikan,” kata Jesus.
Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan pintu timnas Portugal belum tertutup bagi Ronaldo apabila sang pemain tetap aktif di level klub dan ingin melanjutkan karier internasional.
Ronaldo sebelumnya telah menyatakan keinginannya untuk terus membela Portugal dan masih mengejar target mencetak 1.000 gol sepanjang karier sebelum pensiun sebagai pesepak bola profesional.
- Penulis :
- Aditya Yohan




