HOME  ⁄  Sepakbola

Manchester City Terancam Degradasi akibat Pelanggaran Finansial, Erling Haaland Minta Tim Tetap Bersatu

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Manchester City Terancam Degradasi akibat Pelanggaran Finansial, Erling Haaland Minta Tim Tetap Bersatu
Foto: (Sumber :Arsip foto - Penyerang Manchester City Erling Haaland merayakan keberhasilannya mencetak gol ke gawang Porto pada pertandingan Liga Champions di Stadion do Dragao, Porto, Selasa (8/9/2026) waktu setempat. uefa.com.)

Pantau - Penyerang Manchester City, Erling Haaland, meminta seluruh pemain dan pendukung klub tetap bersatu serta menjaga sikap positif setelah timnya dinyatakan bersalah atas lebih dari 100 pelanggaran aturan finansial Liga Inggris yang berpotensi berujung pada pengurangan poin hingga degradasi.

Haaland menyampaikan pesan tersebut di tengah ketidakpastian masa depan Manchester City setelah komisi independen mengeluarkan putusan terkait dugaan manipulasi laporan keuangan klub.

Penyerang asal Norwegia itu menegaskan bahwa para pemain harus tetap fokus menghadapi pertandingan dan memberikan dukungan satu sama lain.

“Kami harus tetap positif, melihat ke depan, mencoba memenangkan pertandingan dan menikmati situasi. Kami harus tetap bersama dan saling memberikan dukungan. Jadi, tetap bersama, nikmati perjalanan, dan tersenyumlah,” kata Haaland dikutip dari situs resmi Manchester City pada Jumat (9/10/2026).

Pernyataan tersebut muncul menjelang pertandingan Manchester City melawan Liverpool pada Minggu (11/10/2026), yang menjadi laga pertama klub setelah putusan pelanggaran finansial diumumkan.

Manchester City Dinyatakan Bersalah atas Lebih dari 100 Pelanggaran Finansial

Manchester City menghadapi ancaman hukuman berat setelah komisi independen menyatakan klub bersalah atas lebih dari 100 pelanggaran peraturan finansial Liga Inggris.

Dalam putusannya, komisi independen menyatakan City menggunakan kontrak komersial yang disebut “palsu” untuk meningkatkan pendapatan dan menekan biaya dalam laporan keuangan klub.

Pelanggaran tersebut berkaitan dengan aktivitas keuangan Manchester City selama periode 2009 hingga 2018.

Nilai pendapatan dan biaya yang menjadi sorotan dalam perkara tersebut dilaporkan mencapai lebih dari 900 juta pound sterling.

Temuan tersebut menempatkan Manchester City dalam situasi yang berpotensi memengaruhi posisi klub di kompetisi domestik.

Sanksi yang mungkin dijatuhkan mencakup pengurangan poin dalam jumlah besar hingga degradasi dari Liga Inggris.

Meski pelanggaran terjadi sebelum sebagian besar pemain saat ini bergabung, dampak hukuman tetap berpotensi dirasakan oleh skuad yang sedang membela klub.

Haaland Minta Pemain Fokus Hadapi Liverpool

Di tengah ancaman sanksi, Haaland meminta rekan-rekannya tidak kehilangan fokus terhadap pertandingan yang akan dijalani.

Manchester City dijadwalkan menghadapi Liverpool pada Minggu (11/10/2026), dalam pertandingan pertama setelah pengumuman putusan komisi independen.

Laga tersebut menjadi ujian bagi skuad asuhan Enzo Maresca yang harus tetap bersaing di lapangan ketika masa depan klub berada dalam ketidakpastian.

Haaland menilai kebersamaan antarpemain menjadi hal penting untuk menjaga kondisi tim dalam menghadapi situasi tersebut.

Ia juga mengajak seluruh anggota tim untuk tetap menikmati pertandingan dan berusaha meraih kemenangan.

Menurutnya, menjaga sikap positif dan saling mendukung merupakan langkah yang perlu dilakukan agar Manchester City dapat terus menjalani kompetisi.

Pesan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan Haaland kepada klub yang telah dibelanya sejak 2022.

Kontrak Haaland hingga 2034 Berpotensi Terdampak Sanksi

Haaland merupakan salah satu pemain penting Manchester City sejak bergabung dengan klub tersebut pada 2022.

Penyerang tim nasional Norwegia itu menandatangani kontrak baru pada 2025 yang membuatnya terikat dengan Manchester City hingga 2034.

Namun, masa depan Haaland berpotensi ikut terpengaruh apabila klub mendapatkan hukuman berat akibat pelanggaran finansial.

Jika Manchester City harus turun kasta dari Liga Inggris atau tidak dapat tampil di Liga Champions dalam waktu panjang, sejumlah klub besar Eropa diperkirakan akan berupaya merekrutnya.

Situasi tersebut menjadi salah satu kemungkinan yang muncul di tengah ketidakpastian mengenai sanksi terhadap Manchester City.

Meski demikian, Haaland belum menyampaikan rencana untuk meninggalkan klub setelah pengumuman putusan tersebut.

Ia justru menegaskan pentingnya mempertahankan kebersamaan dan dukungan kepada Manchester City.

Haaland Sudah Cetak 169 Gol untuk Manchester City

Sejak memperkuat Manchester City, Haaland telah mencatatkan 169 gol dari 205 pertandingan di berbagai kompetisi.

Catatan tersebut menunjukkan peran penting penyerang berusia 26 tahun itu dalam lini serang klub.

Selain tampil produktif bersama Manchester City, Haaland juga memberikan kontribusi besar kepada tim nasional Norwegia.

Ia turut membantu Norwegia melaju hingga babak perempat final Piala Dunia 2026.

Penampilan tersebut semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain penting bagi klub maupun tim nasional.

Di tengah persoalan finansial Manchester City, Haaland menegaskan bahwa hubungannya dengan klub tidak hanya sebatas sebagai pemain profesional.

“Saya sangat peduli dengan City, harus saya katakan. Saya sangat peduli dengan para fans karena saya sendiri adalah seorang fans. Saya juga merasakan apa yang mereka rasakan,” ujar Haaland.

Pernyataan tersebut mencerminkan dukungannya terhadap para pendukung Manchester City yang turut menghadapi ketidakpastian akibat kasus finansial klub.

Manchester City kini bersiap menghadapi Liverpool sambil menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai sanksi yang akan dijatuhkan setelah putusan pelanggaran finansial tersebut.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026