
Pantau - Inter Milan berhasil merebut posisi puncak klasemen sementara Liga Italia 2026/2027 setelah menghajar Parma dengan skor telak 3-0 pada pertandingan pekan keenam di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Sabtu (10/10/2026) waktu setempat.
Kemenangan Nerazzurri ditentukan melalui gol Petar Sucic pada menit ke-13, penalti Hakan Calhanoglu pada menit ke-19, serta gol Marcus Thuram pada menit ke-31.
Tambahan tiga poin membuat Inter Milan mengoleksi 16 poin dari enam pertandingan dan unggul tiga angka atas AS Roma yang menempati peringkat kedua.
Sebaliknya, kekalahan tersebut membuat Parma turun ke posisi ke-17 klasemen sementara dengan empat poin dari enam pertandingan.
Parma kini hanya unggul selisih gol dari tim yang berada di zona degradasi.
Inter Milan tampil dominan sejak awal pertandingan dan berhasil mencetak seluruh gol kemenangan pada babak pertama.
Meski terus menciptakan peluang pada babak kedua, tim tuan rumah tidak mampu menambah keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Petar Sucic Buka Keunggulan Inter Milan pada Menit Ke-13
Inter Milan langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal untuk menekan pertahanan Parma.
Peluang pertama Nerazzurri tercipta melalui tendangan voli Federico Dimarco yang mengarah ke gawang tim tamu.
Namun, penjaga gawang Parma, Edoardo Corvi, berhasil mengamankan bola sehingga kedudukan masih imbang tanpa gol.
Parma kemudian mencoba memberikan perlawanan melalui serangan yang dibangun untuk mengancam pertahanan Inter.
El Bilal Toure memperoleh kesempatan mencetak gol melalui tendangan yang dilepaskannya ke arah gawang tuan rumah.
Sayangnya, bola hasil tendangan Toure masih melambung tipis di atas mistar gawang Inter Milan.
Setelah saling menciptakan peluang, Inter akhirnya berhasil memecah kebuntuan ketika pertandingan memasuki menit ke-13.
Petar Sucic memanfaatkan kesalahan lini pertahanan Parma untuk mencetak gol pembuka bagi Nerazzurri.
Gol tersebut membuat Inter Milan unggul 1-0 sekaligus meningkatkan tekanan terhadap tim tamu.
Parma yang tertinggal berusaha memperbaiki permainan, tetapi Inter terus mempertahankan intensitas serangannya.
Hakan Calhanoglu Cetak Gol Penalti, Marcus Thuram Perbesar Keunggulan
Keunggulan Inter Milan bertambah hanya enam menit setelah gol pembuka Petar Sucic.
Pada menit ke-19, Nerazzurri mendapatkan kesempatan menggandakan keunggulan melalui tendangan penalti.
Hakan Calhanoglu yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya setelah tendangannya tidak mampu dihentikan Edoardo Corvi.
Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 2-0 untuk keunggulan Inter Milan atas Parma.
Meski telah unggul dua gol, Inter tidak mengendurkan serangan dan terus berupaya menambah keunggulan.
Federico Dimarco kembali menciptakan peluang berbahaya melalui tendangan yang mengarah ke gawang Parma.
Namun, Corvi berhasil melakukan penyelamatan untuk mencegah timnya kembali kebobolan.
Tekanan Inter akhirnya kembali membuahkan hasil ketika pertandingan memasuki menit ke-31.
Penyerang Marcus Thuram berhasil mencatatkan namanya di papan skor dan membawa Inter Milan unggul 3-0.
Gol Thuram semakin memperbesar keunggulan Nerazzurri setelah sebelumnya Sucic dan Calhanoglu berhasil menjebol gawang Parma.
Parma berusaha memberikan perlawanan, tetapi kesulitan menghentikan serangan yang terus dilancarkan tim tuan rumah.
Hingga babak pertama berakhir, skor 3-0 untuk keunggulan Inter Milan tetap bertahan.
Inter Milan Terus Menyerang pada Babak Kedua, Kiper Parma Gagalkan Peluang
Memasuki babak kedua, Inter Milan kembali memperagakan permainan menyerang meskipun telah unggul tiga gol.
Nerazzurri berusaha memanfaatkan penguasaan permainan untuk menciptakan peluang tambahan di pertahanan Parma.
Francesco Pio Esposito menjadi salah satu pemain Inter yang mendapatkan kesempatan mencetak gol pada babak kedua.
Esposito melepaskan tembakan ke arah gawang Parma, tetapi Edoardo Corvi kembali berhasil melakukan penyelamatan.
Penampilan Corvi di bawah mistar menjadi salah satu faktor yang membuat Parma tidak kembali kebobolan setelah tertinggal tiga gol.
Inter Milan kemudian memperoleh peluang lainnya melalui gelandang berpengalaman asal Armenia, Henrikh Mkhitaryan.
Mkhitaryan mencoba mencetak gol melalui tendangan yang dilepaskannya ke arah gawang tim tamu.
Namun, bola hasil tendangan tersebut masih melenceng sehingga kedudukan tidak berubah.
Inter terus menunjukkan dominasi permainan dan berusaha mempertahankan tekanan terhadap pertahanan Parma.
Sementara itu, Parma berupaya menahan serangan tuan rumah agar tidak mengalami kekalahan dengan selisih gol lebih besar.
Meski sejumlah peluang tercipta, tidak ada tambahan gol sepanjang babak kedua.
Pertandingan akhirnya berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan Inter Milan.
Inter Milan Geser AS Roma dari Puncak, Parma Dekati Zona Degradasi
Kemenangan telak atas Parma membawa Inter Milan naik ke posisi pertama klasemen sementara Liga Italia musim 2026/2027.
Nerazzurri kini mengumpulkan 16 poin dari enam pertandingan setelah mengamankan tiga poin di kandang sendiri.
Inter Milan unggul tiga poin atas AS Roma yang berada di posisi kedua klasemen sementara.
Hasil tersebut menempatkan Inter sebagai pemimpin klasemen setelah menyelesaikan pertandingan pekan keenam.
Petar Sucic, Hakan Calhanoglu, dan Marcus Thuram menjadi tiga pemain yang menyumbangkan gol dalam kemenangan tersebut.
Ketiga gol itu tercipta dalam rentang 18 menit pada babak pertama, mulai menit ke-13 hingga menit ke-31.
Di sisi lain, Parma harus menerima kekalahan yang membuat posisi mereka semakin dekat dengan zona degradasi.
Tim tamu kini berada di peringkat ke-17 dengan koleksi empat poin dari enam pertandingan.
Perolehan tersebut membuat Parma hanya unggul selisih gol dari zona degradasi.
Kekalahan ini juga memperlihatkan kesulitan Parma dalam menghadapi tekanan Inter Milan, terutama pada babak pertama ketika tiga gol tercipta.
Meski penjaga gawang Edoardo Corvi melakukan sejumlah penyelamatan, Parma tetap gagal menghindari kekalahan.
Inter Milan menutup pertandingan dengan kemenangan 3-0 sekaligus memastikan posisi teratas klasemen sementara Liga Italia setelah enam pekan pertandingan.
- Penulis :
- Gerry Eka




