HOME  ⁄  Sepakbola

Calvin Verdonk Cetak Sejarah sebagai Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions saat Arsenal Hajar Lille 3-0

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Calvin Verdonk Cetak Sejarah sebagai Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions saat Arsenal Hajar Lille 3-0
Foto: (Sumber :Laga fase grup Liga Champions UEFA antara Arsenal dan Lille yang diperkuat pemain timnas Indonesia Calvin Verdonk (tengah) di Stadion Emirates di utara London, Inggris, Selasa (13/10/2026). ANTARA/AFP/Adrian Dennis/aa.)

Pantau - Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk mencatatkan sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di Liga Champions UEFA saat klubnya, Lille, kalah 0-3 dari Arsenal pada pertandingan kedua fase liga di Stadion Emirates, London, Inggris, Rabu (14/10/2026).

Verdonk mendapatkan kesempatan bermain selama 12 menit setelah masuk sebagai pemain pengganti untuk menggantikan Romain Perraud di posisi bek sayap.

Meski tampil dalam waktu terbatas, pemain Timnas Indonesia tersebut mencatatkan statistik bertahan dengan memenangkan 75 persen duel dan membukukan akurasi umpan sebesar 67 persen.

Namun, kehadiran Verdonk belum mampu menyelamatkan Lille dari kekalahan setelah Arsenal mencetak tiga gol melalui Jurrien Timber, Eberechi Eze, dan Bukayo Saka.

Kemenangan tersebut membawa Arsenal naik ke peringkat ketiga klasemen sementara Liga Champions dengan enam poin dari dua pertandingan.

Sebaliknya, Lille turun ke posisi ke-32 setelah belum berhasil mengumpulkan poin dari dua pertandingan.

Calvin Verdonk Catatkan Sejarah bagi Sepak Bola Indonesia

Pertandingan Arsenal melawan Lille menjadi momen bersejarah bagi Calvin Verdonk dan sepak bola Indonesia.

Verdonk tercatat sebagai pemain Indonesia pertama yang mendapatkan kesempatan tampil dalam pertandingan Liga Champions UEFA.

Berdasarkan catatan UEFA, Verdonk dimainkan sebagai pemain pengganti dan mengisi posisi bek sayap yang sebelumnya ditempati Romain Perraud.

Pemain Timnas Indonesia tersebut mendapatkan waktu bermain selama 12 menit dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Emirates.

Selama berada di lapangan, Verdonk mencatatkan keberhasilan dalam 75 persen duel yang dijalaninya.

Selain itu, ia membukukan akurasi operan sebesar 67 persen selama tampil menghadapi Arsenal.

Penampilan tersebut menjadi catatan tersendiri bagi Verdonk meskipun Lille harus menerima kekalahan dengan selisih tiga gol.

Arsenal Dominasi Penguasaan Bola pada Babak Pertama

Arsenal langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan dengan berusaha menekan pertahanan Lille.

Tim tuan rumah mencatatkan penguasaan bola sebesar 55 persen sepanjang pertandingan.

Meski lebih banyak menguasai bola, Arsenal kesulitan menembus pertahanan Lille yang bermain rapat.

Lille memilih menjaga organisasi pertahanan dan sesekali melancarkan serangan balik cepat ketika mendapatkan kesempatan.

Strategi tersebut membuat Arsenal belum mampu menciptakan gol meskipun terus berusaha membangun serangan.

Barisan pertahanan Lille berhasil menjaga gawangnya tetap tidak kebobolan hingga babak pertama berakhir.

Kedua tim kemudian memasuki ruang ganti dengan kedudukan imbang tanpa gol.

Jurrien Timber Buka Keunggulan Arsenal pada Menit Ke-64

Memasuki babak kedua, Arsenal meningkatkan intensitas serangan untuk memecah kebuntuan.

Tekanan yang diberikan tim tuan rumah akhirnya membuahkan hasil ketika pertandingan memasuki menit ke-64.

Jurrien Timber berhasil mencetak gol pembuka Arsenal setelah memanfaatkan umpan dari Noni Madueke.

Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-0 sekaligus mengakhiri perlawanan pertahanan Lille yang sebelumnya mampu bertahan sepanjang babak pertama.

Setelah mencetak gol pertama, Arsenal semakin meningkatkan tekanan untuk memperbesar keunggulan.

Lille berusaha merespons, tetapi kesalahan di lini pertahanan justru memberikan peluang tambahan kepada tim tuan rumah.

Eberechi Eze dan Bukayo Saka Pastikan Arsenal Menang 3-0

Arsenal berhasil menggandakan keunggulan hanya tiga menit setelah gol pembuka Jurrien Timber.

Pada menit ke-67, Bukayo Saka memanfaatkan kesalahan pemain Lille sebelum mengirimkan umpan kepada Eberechi Eze.

Eze kemudian berhasil mengonversi peluang tersebut menjadi gol kedua Arsenal.

Gol tersebut membuat Arsenal unggul 2-0 dan semakin menguasai jalannya pertandingan.

Keunggulan Arsenal kembali bertambah ketika pertandingan memasuki menit ke-71.

Bukayo Saka berhasil mencetak gol ketiga Arsenal setelah menerima umpan dari Kai Havertz.

Gol Saka mengubah kedudukan menjadi 3-0 untuk keunggulan tim tuan rumah.

Setelah sebelumnya menyumbangkan umpan gol untuk Eze, Saka turut mencatatkan namanya di papan skor.

Arsenal berhasil mempertahankan keunggulan tiga gol hingga pertandingan berakhir.

Arsenal Naik ke Peringkat Ketiga Klasemen Liga Champions

Kemenangan atas Lille membuat Arsenal mengumpulkan enam poin dari dua pertandingan fase liga Liga Champions UEFA musim 2026/2027.

Tambahan tiga poin tersebut membawa Arsenal naik ke posisi ketiga klasemen sementara.

Arsenal juga berhasil menjaga gawangnya tidak kebobolan dalam pertandingan melawan Lille.

Sementara itu, Lille masih belum memperoleh poin setelah menjalani dua pertandingan.

Kekalahan tersebut membuat klub asal Prancis itu turun ke peringkat ke-32 klasemen sementara.

Meski Lille harus mengakui keunggulan Arsenal, pertandingan ini tetap menjadi tonggak sejarah bagi Calvin Verdonk sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di Liga Champions UEFA.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026