HOME  ⁄  Sepakbola

Real Madrid Bangkit dari Ketertinggalan 1-3 dan Hancurkan AS Roma 4-3, Tiga Gol Menit Akhir Jadi Penentu Kemenangan Dramatis

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Real Madrid Bangkit dari Ketertinggalan 1-3 dan Hancurkan AS Roma 4-3, Tiga Gol Menit Akhir Jadi Penentu Kemenangan Dramatis
Foto: (Sumber :Pemain Real Madrid, Endrick (kanan), merayakan gol ketiga timnya dalam pertandingan fase liga Liga Champions UEFA antara Roma dan Real Madrid di Stadion Olimpiade di Roma, Italia, Rabu 14/10/2026). ANTARA/Anadolu-Isabella Bonotto/pri.)

Pantau - Real Madrid berhasil mencatatkan kemenangan dramatis 4-3 atas AS Roma dalam pertandingan Liga Champions 2026/2027 di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Kamis (15/10/2026) dini hari WIB, setelah bangkit dari ketertinggalan 1-3 melalui tiga gol pada menit-menit akhir pertandingan.

Tim berjuluk Los Blancos tersebut sempat berada dalam posisi sulit setelah AS Roma unggul melalui gol Marten de Roon dan dua gol Donyell Malen.

Real Madrid sebelumnya sempat menyamakan kedudukan melalui Kylian Mbappe, tetapi Roma kembali menjauh hingga unggul dua gol pada babak kedua.

Namun, gol Carlos Espi, Endrick, dan Antonio Rudiger dalam tujuh menit terakhir waktu normal memastikan kemenangan 4-3 bagi tim tamu.

Berdasarkan laporan laman resmi UEFA, tambahan tiga poin membawa Real Madrid menempati peringkat kedelapan klasemen Liga Champions dengan koleksi enam poin, sedangkan AS Roma berada di posisi ke-25 dengan satu poin.

AS Roma Tampil Agresif dan Unggul Lebih Dulu atas Real Madrid

AS Roma langsung mengambil inisiatif serangan sejak pertandingan dimulai dengan memberikan tekanan kepada lini pertahanan Real Madrid.

Peluang pertama tuan rumah tercipta pada menit kelima melalui Mario Hermoso yang melepaskan tembakan melengkung ke arah gawang.

Namun, penjaga gawang Real Madrid, Thibaut Courtois, berhasil menepis bola sehingga Roma belum mampu membuka keunggulan.

Pada menit ke-14, Paulo Dybala kembali mengancam gawang Madrid melalui tembakan yang hanya melebar tipis di sisi kiri.

Tekanan Roma akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-20 ketika Marten de Roon berhasil mencetak gol pembuka.

Gol tersebut berawal dari umpan terobosan Matias Soule yang berhasil dimanfaatkan De Roon untuk menaklukkan Courtois.

Keunggulan Roma tidak bertahan lama setelah Real Madrid mampu menyamakan kedudukan lima menit kemudian.

Pada menit ke-25, Kylian Mbappe melepaskan tembakan keras setelah menerima umpan Yan Diomande.

Bola hasil sepakan Mbappe berubah arah setelah mengenai kaki Gianluca Mancini sehingga mengecoh penjaga gawang Roma, Pierluigi Gollini.

Gol tersebut membuat kedudukan kembali imbang 1-1.

Real Madrid hampir membalikkan keadaan pada menit ke-31 melalui Marc Cucurella, tetapi tembakan mendatarnya masih melebar tipis dari tiang kiri gawang Roma.

Kedua tim kemudian gagal menambah gol hingga babak pertama berakhir dengan skor imbang 1-1.

Donyell Malen Cetak Dua Gol, Roma Unggul 3-1

Memasuki babak kedua, AS Roma kembali meningkatkan intensitas serangan untuk merebut keunggulan.

Upaya tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-51 melalui gol Donyell Malen.

Penyerang Roma tersebut berhasil memanfaatkan umpan terobosan Rodrigo Mora sebelum melepaskan penyelesaian akhir yang membawa timnya unggul 2-1.

Hanya enam menit berselang, Malen kembali mencatatkan namanya di papan skor.

Pada menit ke-57, pemain asal Belanda itu menerima umpan terobosan Matias Soule dan berhasil menaklukkan Courtois untuk kedua kalinya.

Gol tersebut membuat AS Roma memperbesar keunggulan menjadi 3-1 atas Real Madrid.

Tertinggal dua gol membuat Los Blancos meningkatkan tekanan dan berusaha mencari celah di pertahanan tuan rumah.

Madrid sebenarnya berhasil mencetak gol melalui Mbappe pada menit ke-67.

Namun, wasit Francois Letexier menganulir gol tersebut setelah menilai Mbappe berada dalam posisi offside.

Keputusan itu membuat Madrid tetap tertinggal 1-3 hingga pertandingan memasuki 10 menit terakhir.

Real Madrid Cetak Tiga Gol dalam Tujuh Menit dan Balikkan Keadaan

Real Madrid akhirnya berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-83 melalui Carlos Espi.

Gol tersebut tercipta setelah terjadi kemelut di depan gawang Roma yang diawali sundulan Endrick.

Espi berhasil menyambar bola di tengah kerumunan pemain sebelum mengarahkannya ke dalam gawang.

Wasit sempat meninjau situasi sebelum akhirnya mengesahkan gol tersebut dan mengubah kedudukan menjadi 3-2.

Gol itu menjadi awal kebangkitan Real Madrid yang semakin meningkatkan tekanan kepada pertahanan Roma.

Hanya dua menit kemudian, Los Blancos berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 melalui sundulan Endrick.

Gol pada menit ke-85 tersebut berawal dari sepak pojok Arda Guler yang berhasil disambut Endrick dengan sundulan ke arah gawang.

Penjaga gawang Roma, Pierluigi Gollini, tidak mampu menghalau bola sehingga keunggulan tuan rumah akhirnya sirna.

Drama pertandingan belum berakhir karena Real Madrid kembali mencetak gol pada menit ke-90.

Antonio Rudiger menjadi penentu kemenangan setelah memanfaatkan sepak pojok Arda Guler.

Bek asal Jerman tersebut memenangi duel udara sebelum menanduk bola ke dalam gawang Roma.

Gol Rudiger mengubah kedudukan menjadi 4-3 sekaligus memastikan kebangkitan dramatis Real Madrid setelah sempat tertinggal dua gol.

Arda Guler Berperan Penting dalam Kebangkitan Madrid

Arda Guler menjadi salah satu pemain yang berperan penting dalam kemenangan Real Madrid meskipun baru masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-59.

Gelandang asal Turki tersebut memberikan dua umpan melalui sepak pojok yang menghasilkan gol Endrick dan Antonio Rudiger.

Sementara itu, Endrick juga memberikan kontribusi besar setelah masuk menggantikan Vinicius Junior pada babak kedua.

Pemain asal Brasil itu terlibat dalam proses terciptanya gol Carlos Espi sebelum mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-85.

Kemenangan tersebut memperlihatkan keberhasilan Real Madrid memanfaatkan peluang pada penghujung pertandingan.

Sebaliknya, AS Roma harus menerima kekalahan meskipun sempat memimpin 3-1 hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir.

Real Madrid Naik ke Peringkat Delapan Klasemen Liga Champions

Tambahan tiga poin dari kemenangan atas AS Roma membuat Real Madrid mengoleksi enam poin dalam persaingan fase liga Liga Champions musim 2026/2027.

Hasil tersebut menempatkan Los Blancos di posisi kedelapan klasemen sementara.

Sementara itu, kekalahan di kandang sendiri membuat AS Roma tertahan di peringkat ke-25 dengan koleksi satu poin.

Roma gagal mempertahankan keunggulan yang telah dibangun melalui penampilan Donyell Malen pada babak kedua.

Kemenangan dramatis tersebut menjadi modal bagi Real Madrid untuk melanjutkan persaingan di kompetisi antarklub tertinggi Eropa.

Susunan Pemain AS Roma dan Real Madrid

AS Roma menggunakan formasi 3-4-1-2 dengan Pierluigi Gollini sebagai penjaga gawang, didukung Gianluca Mancini, Evan N'Dicka, dan Mario Hermoso di lini pertahanan.

Lini tengah Roma diisi Molina, Marten de Roon, Kone, dan Wesley Franca, sedangkan Matias Soule bertugas mendukung duet Paulo Dybala dan Donyell Malen.

Roma melakukan sejumlah pergantian pemain dengan memasukkan Pisilli, Rodrigo Mora, Balerdi, Pellegrini, dan Koulierakis sepanjang pertandingan.

Sementara itu, Real Madrid menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan Thibaut Courtois sebagai penjaga gawang.

Lini belakang Madrid ditempati Denzel Dumfries, Antonio Rudiger, Ibrahima Konate, dan Marc Cucurella.

Federico Valverde bersama Aurelien Tchouameni mengisi lini tengah, sedangkan Yan Diomande, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham mendukung Kylian Mbappe sebagai penyerang utama.

Real Madrid juga memasukkan Arda Guler, Endrick, Bernardo Silva, Alvaro Carreras, dan Carlos Espi sebagai pemain pengganti.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026