HOME  ⁄  Sepakbola

Persija Women Gagal Menang di Laga Perdana Liga Putri Indonesia, Pelatih Yusup Prasetiyo Soroti Performa dan Jumlah Pemain As

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Persija Women Gagal Menang di Laga Perdana Liga Putri Indonesia, Pelatih Yusup Prasetiyo Soroti Performa dan Jumlah Pemain As
Foto: (Sumber :Pelatih kepala Persija Jakarta Women Muhamad Yusup Prasetiyo (kanan) dan pemain Saki Nishihara pada jumpa pers setelah pertandingan melawan FC Bekasi City Women di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18/10/2026). Laga ini berakhir dengan skor 1-1. (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar).)

Pantau - Pelatih kepala Persija Jakarta Women, Muhamad Yusup Prasetiyo, mengaku tidak puas dengan penampilan anak asuhnya setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan FC Bekasi City Women pada pertandingan perdana Liga Putri Indonesia musim 2026/2027 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18/10/2026).

Persija Women sempat tertinggal melalui gol penalti Nao Tsukamato pada menit ke-29 sebelum Saki Nishihara menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas pada menit ke-39.

Hasil imbang tersebut membuat Persija Women gagal mengamankan tiga poin dalam pertandingan pembuka kompetisi sepak bola putri nasional musim ini.

Yusup menilai performa para pemainnya belum sesuai harapan, meskipun ia memahami pertandingan pertama sering menjadi tantangan bagi setiap tim.

Pelatih Persija Women Kecewa dengan Performa Pemain

Yusup Prasetiyo secara terbuka menyampaikan ketidakpuasannya terhadap permainan Persija Women setelah gagal meraih kemenangan atas FC Bekasi City.

"Untuk pertandingan hari ini terus terang 'saya tidak senang dengan performa pemain'. Tapi itu normal, itu pertandingan pertama. Pertandingan perdana selalu menyulitkan di mana-mana. Jadi kami harus syukuri hasil akhir malam ini," kata Yusup dalam jumpa pers seusai pertandingan.

Menurut Yusup, laga pembuka kompetisi memang kerap menghadirkan kesulitan tersendiri bagi tim yang baru memulai perjalanan pada musim baru.

Meski kecewa dengan hasil pertandingan, ia tetap menerima satu poin yang berhasil diperoleh Persija Women.

Dalam pertandingan tersebut, FC Bekasi City lebih dahulu membuka keunggulan melalui eksekusi penalti Nao Tsukamato pada menit ke-29.

Persija kemudian berhasil menyamakan kedudukan sepuluh menit berselang melalui tendangan bebas Saki Nishihara yang mengubah skor menjadi 1-1.

Kedua tim tidak mampu menambah gol hingga pertandingan berakhir sehingga harus berbagi satu poin.

Yusup Soroti Ketimpangan Jumlah Pemain Asing

Selain menyoroti performa tim, Yusup juga menilai pertandingan berlangsung kurang seimbang karena adanya perbedaan jumlah pemain asing yang diturunkan kedua kesebelasan.

Persija Women baru dapat memainkan dua pemain asing asal Jepang, yakni Saki Nishihara dan Michika Sakamoto.

Sementara itu, FC Bekasi City Women sudah bisa menurunkan empat pemain asing dalam pertandingan tersebut.

Keempat pemain tersebut adalah Nao Tsukamato dan Marin Kai dari Jepang, Misa Miamour Juana asal Amerika Serikat, serta Sofia Grace Iaderosa dari Kanada.

Yusup menilai perbedaan jumlah pemain asing tersebut cukup memengaruhi keseimbangan kekuatan kedua tim di lapangan.

"Dua pemain asing yang tidak main, dan ada dua lagi itu ternyata gap-nya cukup besar dengan mereka memainkan empat pemain asing. Jadi ya, pertandingan berjalan not too competitive karena perbandingan jumlah pemain asing di lapangan," katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Persija Women menghadapi tantangan dalam pertandingan pembuka Liga Putri Indonesia.

Persaingan Liga Putri Indonesia Dinilai Lebih Kompetitif

Meski gagal membawa Persija Women meraih kemenangan, Yusup mengaku terkejut dengan tingkat persaingan yang ditunjukkan tim-tim peserta Liga Putri Indonesia musim 2026/2027.

Ia menilai kualitas permainan dalam tiga pertandingan pekan pertama menunjukkan bahwa kompetisi sepak bola putri nasional memiliki persaingan yang cukup ketat.

"Terus terang cukup kompetitif, saya juga cukup terkejut dengan tiga game, dua game sebelumnya dan game hari ini. Secara jujur, itu untuk pertama kalinya saya melatih wanita. Jadi, saya rasa tidak pernah memperkirakan pertandingan akan berjalan se-kompetitif itu. Semua tim punya punya kemampuan dan kualitas yang bagus," kata dia.

Yusup juga mengungkapkan bahwa musim ini menjadi pengalaman pertamanya menangani tim sepak bola putri.

Pengalaman tersebut membuatnya mendapatkan gambaran mengenai kualitas dan kemampuan para pemain yang berlaga dalam kompetisi nasional.

Hasil Lengkap Pekan Pertama Liga Putri Indonesia 2026/2027

Pertandingan Persija Jakarta Women melawan FC Bekasi City Women menjadi laga penutup rangkaian pekan pertama Liga Putri Indonesia musim 2026/2027.

Sebelumnya, dua pertandingan telah berlangsung di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta.

Persita Tangerang berhasil mengalahkan Garudayaksa FC dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan pembuka.

Sementara itu, Dewa United Banten FC juga mencatat kemenangan 1-0 atas Persikad Depok.

Dengan hasil tersebut, Persita Tangerang dan Dewa United Banten FC sama-sama mengawali kompetisi dengan kemenangan, sedangkan Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women harus puas berbagi angka.

Persija Women kini mengantongi satu poin dari pertandingan pertamanya setelah bermain imbang 1-1 melawan FC Bekasi City Women.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026