HOME  ⁄  Sepakbola

Fredy Setiawan Raih Perak Asian Para Games 2026 Usai Kalah dari Wakil India, Akui Belum Puas dengan Penampilan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Fredy Setiawan Raih Perak Asian Para Games 2026 Usai Kalah dari Wakil India, Akui Belum Puas dengan Penampilan
Foto: (Sumber :Atlet para bulu tangkis Indonesia Fredy Setiawan (kiri) melawan wakil India Naveen Sivakumar pada final final tunggal putra SL4 Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Prefectur Aichi, Nagoya, Jepang, Jumat (23/10/2026). ANTARA/Aloysius Lewokeda.)

Pantau - Atlet para bulu tangkis Indonesia Fredy Setiawan meraih medali perak nomor tunggal putra SL4 Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari wakil India, Naveen Sivakumar, dengan skor 9-21 dan 17-21 pada pertandingan final di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Prefektur Aichi, Jepang, Jumat (23/10/2026).

Fredy mengaku belum puas dengan penampilannya karena melakukan sejumlah kesalahan yang membuatnya gagal mengembangkan permainan secara maksimal.

"Rasanya belum puas ya, karena saya banyak melakukan kesalahan, jadinya permainan saya menurut saya belum keluar semuanya sih," kata Fredy seusai pertandingan.

Hasil tersebut membuat Fredy harus puas dengan medali perak meskipun pencapaiannya meningkat dibandingkan Asian Para Games edisi sebelumnya.

Fredy Setiawan Kalah Dua Gim dari Naveen Sivakumar

Fredy menghadapi Naveen Sivakumar dalam pertandingan perebutan medali emas tunggal putra SL4.

Naveen merupakan atlet para bulu tangkis yang menempati peringkat kedua dunia, sedangkan Fredy berada di peringkat keenam.

Kedua pemain sebelumnya sudah beberapa kali bertemu dalam berbagai kejuaraan internasional.

Pada pertandingan final kali ini, Fredy kesulitan mengimbangi permainan Naveen yang tampil lebih lincah.

Wakil India tersebut berhasil menguasai gim pertama dan menang dengan skor 21-9.

Fredy kemudian memberikan perlawanan lebih ketat pada gim kedua, tetapi tetap harus mengakui keunggulan Naveen dengan skor 17-21.

Kekalahan dua gim langsung tersebut memastikan Fredy meraih medali perak, sementara Naveen keluar sebagai juara.

Fredy Akui Banyak Kesalahan dan Ingin Tingkatkan Fokus

Seusai pertandingan, Fredy mengakui bahwa kesalahan sendiri menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hasil pertandingan.

Ia menilai belum mampu mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya ketika menghadapi Naveen.

Meski lawannya lebih diunggulkan berdasarkan peringkat dunia, Fredy menyatakan telah berusaha memberikan perlawanan maksimal.

Namun, kecepatan dan kelincahan permainan Naveen membuatnya kesulitan mempertahankan konsistensi.

"Tetapi memang lawan bermain lebih lincah. Saya harus lebih siap lagi, lebih fokus dan, pokoknya, jangan mati sendiri," katanya.

Fredy menyebut peningkatan kesiapan dan fokus sebagai hal yang perlu diperbaiki untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Medali Perak Jadi Peningkatan Prestasi Fredy di Asian Para Games

Walaupun belum berhasil merebut emas, Fredy mencatat peningkatan prestasi dibandingkan penampilannya pada Asian Para Games sebelumnya.

Pada edisi terdahulu, ia hanya mampu meraih medali perunggu di nomor tunggal putra SL4.

Kali ini, Fredy berhasil mencapai pertandingan final dan membawa pulang medali perak.

Peningkatan tersebut menjadi bagian dari perkembangan prestasinya di ajang olahraga disabilitas tingkat Asia.

Fredy menyadari masih terdapat sejumlah aspek permainan yang harus diperbaiki untuk menghadapi persaingan internasional.

Ia juga menargetkan dapat tampil pada Paralimpiade Los Angeles 2028.

Tim Para Bulu Tangkis Indonesia Koleksi Dua Medali Perak

Tambahan medali dari Fredy membuat tim para bulu tangkis Indonesia mengumpulkan dua medali perak pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.

Sebelumnya, Leani Ratri Oktila meraih medali perak dari nomor tunggal putri SL4.

Leani menjadi atlet yang membuka perolehan medali perak Indonesia dari rangkaian pertandingan final para bulu tangkis.

Dengan hasil tersebut, Fredy dan Leani sama-sama menyumbangkan medali bagi kontingen Merah Putih.

Indonesia masih memiliki peluang menambah medali dari sejumlah pertandingan final lainnya.

Indonesia Masih Berpeluang Raih Emas dari Ganda Campuran dan Ganda Putra

Peluang Indonesia untuk meraih medali emas masih terbuka melalui pasangan Subhan dan Rina Marlina.

Keduanya dijadwalkan menghadapi wakil China, Lin Shuangao dan Zeng Qingtao, pada pertandingan final ganda campuran SH6.

Selain itu, pasangan Suryo Nugroho dan Muhammad Al Imran juga akan tampil dalam pertandingan perebutan medali emas.

Mereka dijadwalkan menghadapi pasangan Korea Selatan, Shin Kyung Hwan dan Cho Nadan, pada final ganda putra SL3-SU5.

Pertandingan tersebut akan menutup rangkaian final para bulu tangkis Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.

Dengan dua medali perak yang telah diraih, Indonesia masih berupaya menambah perolehan medali melalui dua nomor tersisa.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026