
Pantau - Penyerang Dewa United Banten FC Rafael Struick menegaskan tidak akan menyerah untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia meski sudah lebih dari satu tahun tidak mendapatkan panggilan ke skuad senior Garuda.
Pemain kelahiran Leidschendam, Belanda, tersebut memilih fokus meningkatkan performa bersama klubnya daripada memikirkan kapan dirinya kembali mendapat kesempatan membela tim nasional.
Rafael mengaku tidak memasang ekspektasi berlebihan terkait peluang dipanggil kembali ke Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan pelatih John Herdman.
"Sejujurnya, saya tidak berharap apa-apa. Saya hanya berusaha untuk terus bekerja keras dan memberikan 100 persen kemampuan saya di Dewa," kata Rafa di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026).
Pemain yang akrab disapa Rafa itu berharap penampilannya bersama Dewa United dapat menjadi pertimbangan bagi tim pelatih Timnas Indonesia untuk kembali memberikan kesempatan kepadanya.
Rafael Struick Sudah Lebih dari Setahun Absen dari Timnas Senior
Rafael Struick terakhir kali mendapatkan panggilan Timnas Indonesia senior pada Juni 2025 untuk menghadapi China dan Jepang dalam dua pertandingan terakhir putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Namun, dalam kedua pertandingan tersebut, Rafael tidak mendapatkan kesempatan bermain dan hanya berada di bangku cadangan.
Penampilan terakhirnya bersama skuad senior Garuda terjadi ketika Indonesia menghadapi Australia pada Maret 2025.
Dalam pertandingan tersebut, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Australia setelah kalah dengan skor 1-5.
Setelah laga melawan Australia, Rafael masih masuk daftar pemain cadangan ketika Indonesia menghadapi Bahrain, China, dan Jepang.
Namun, penyerang berusia 23 tahun itu kemudian tidak lagi mendapatkan panggilan untuk memperkuat tim nasional senior.
Situasi tersebut berlanjut meskipun kursi pelatih Timnas Indonesia telah berganti dan kini ditangani John Herdman sejak awal 2026.
Sepanjang karier internasionalnya, Rafael telah mencatatkan 23 penampilan bersama Timnas Indonesia senior.
Meski tidak lagi masuk skuad utama Garuda, Rafael masih beberapa kali mengenakan seragam Merah Putih dalam satu tahun terakhir bersama Timnas Indonesia U23 dan U22.
Rafael Struick Fokus Tunjukkan Performa Terbaik di Dewa United
Tidak mendapatkan panggilan ke timnas senior dalam waktu lama tidak membuat Rafael Struick kehilangan motivasi untuk terus berkembang.
Pemain yang berposisi sebagai penyerang tersebut kini memusatkan perhatian pada penampilannya bersama Dewa United Banten FC dalam kompetisi BRI Super League musim 2026/2027.
Rafael berusaha memanfaatkan setiap kesempatan bermain untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan.
Sepanjang musim ini, Rafael tercatat selalu tampil dalam tujuh pertandingan yang telah dijalani Dewa United.
Dari tujuh pertandingan tersebut, lima di antaranya dimainkan Rafael sejak menit pertama sebagai pemain inti.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa Rafael masih mendapatkan kesempatan bermain secara rutin bersama klubnya.
Selain memperoleh menit bermain, Rafael juga telah memberikan kontribusi langsung terhadap produktivitas serangan Dewa United.
Catat Satu Gol dan Satu Umpan Gol, Rafael Berharap Dilirik John Herdman
Dari tujuh pertandingan BRI Super League musim ini, Rafael Struick berhasil mencatatkan satu gol dan satu umpan gol untuk Dewa United Banten FC.
Kontribusi tersebut turut membantu Dewa United menempati posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 14 poin.
Dewa United saat ini terpaut empat poin dari Persija Jakarta yang berada di puncak klasemen sementara.
Rafael berharap konsistensi penampilannya bersama klub dapat menarik perhatian pelatih Timnas Indonesia John Herdman.
Ia menegaskan bahwa dirinya selalu siap apabila kembali mendapatkan kepercayaan untuk mengenakan seragam Merah Putih.
"Semoga performa dan kualitas permainan saya bisa terlihat sehingga pelatih dapat menyadarinya. Saya selalu siap jika dipanggil," kata Rafa.
Untuk saat ini, Rafael tetap menjadikan Dewa United sebagai fokus utama dengan terus berusaha meningkatkan kualitas permainan dalam setiap pertandingan.
Peluang kembali memperkuat Timnas Indonesia senior masih bergantung pada keputusan tim pelatih dan penampilan Rafael dalam kompetisi domestik.
- Penulis :
- Aditya Yohan




