HOME  ⁄  Sepakbola

Persib Bandung Tampil Perkasa di ACL Two 2026, Raih Empat Kemenangan Beruntun dan Belum Kebobolan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Persib Bandung Tampil Perkasa di ACL Two 2026, Raih Empat Kemenangan Beruntun dan Belum Kebobolan
Foto: (Sumber :Pesepak bola Persib Bandung Balsa Sekulic berseleberasi usai mencetak gol ke gawang Melbourne Victory FC saat laga AFC Champions League Two Grup E di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (28/10/2026). Persib Bandung menang atas lawannya 2-0. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/wsj..)

Pantau - Persib Bandung mengawali perjalanan di AFC Champions League Two (ACL Two) musim 2026 dengan catatan meyakinkan setelah meraih empat kemenangan beruntun sejak babak kualifikasi, termasuk tiga kemenangan tanpa kebobolan pada fase Grup E Wilayah Timur.

Tim berjuluk Maung Bandung itu berhasil mengalahkan Manila Digger pada babak kualifikasi, kemudian menundukkan FC Seoul, The Cong Viettel, dan Melbourne Victory dalam tiga pertandingan pertama fase grup.

Hasil tersebut menempatkan Persib sebagai salah satu dari empat tim yang selalu menang dalam tiga pertandingan awal fase grup ACL Two musim ini.

Persib juga menjadi satu dari dua tim yang belum kebobolan pada fase grup, bersama klub Jepang Machida Zelvia.

Persib Awali Perjalanan ACL Two dengan Kemenangan atas Manila Digger

Persib Bandung harus memulai perjuangan di ACL Two 2026 melalui babak kualifikasi, berbeda dengan 15 tim lainnya yang langsung mengikuti fase grup.

Pada pertandingan kualifikasi yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, 31 Agustus 2026, Persib menghadapi klub asal Filipina, Manila Digger.

Maung Bandung berhasil memastikan kemenangan tipis 1-0 melalui gol yang dicetak Mariano Peralta.

Kemenangan tersebut membawa Persib melaju ke fase grup dan bergabung dalam Grup E Wilayah Timur bersama Melbourne Victory dari Australia, FC Seoul dari Korea Selatan, serta The Cong Viettel dari Vietnam.

Ketiga lawan Persib berasal dari negara yang memiliki peringkat lebih tinggi dibandingkan Indonesia dalam kompetisi sepak bola Asia.

Melbourne Victory memasuki turnamen setelah menempati peringkat keempat kompetisi domestik Australia pada musim sebelumnya.

FC Seoul merupakan tim yang finis di posisi keenam Liga Korea Selatan musim 2025 dan kemudian menjadi juara kompetisi domestik pada musim 2026.

Sementara itu, The Cong Viettel mengikuti ACL Two dengan status sebagai peringkat kedua Liga Vietnam musim sebelumnya.

Persib sendiri memasuki kompetisi antarklub Asia tersebut dengan status juara bertahan Super League Indonesia dalam tiga musim terakhir.

Persib Kalahkan FC Seoul, The Cong Viettel, dan Melbourne Victory

Setelah lolos dari babak kualifikasi, Persib Bandung melanjutkan penampilan positif dengan meraih kemenangan pada pertandingan pertama fase grup.

Maung Bandung berhasil mengalahkan FC Seoul dengan skor 1-0 dalam pertandingan tandang di Seoul, Korea Selatan, pada 16 September 2026.

Kemenangan tersebut menjadi awal positif Persib dalam menghadapi persaingan Grup E Wilayah Timur.

Pada pertandingan berikutnya, Persib kembali meraih tiga poin setelah mengalahkan The Cong Viettel dengan skor 1-0 di Stadion Si Jalak Harupat.

Tim asal Bandung itu kemudian mempertahankan catatan sempurnanya ketika menjamu Melbourne Victory pada Rabu (28/10/2026).

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Persib berhasil mengalahkan klub Australia tersebut dengan skor 2-0.

Balsa Sekulic menjadi salah satu pemain yang mencetak gol dalam kemenangan Persib atas Melbourne Victory.

Hasil itu memastikan Persib meraih tiga kemenangan dari tiga pertandingan fase grup tanpa sekalipun kebobolan.

Secara keseluruhan, Persib telah mencatatkan empat kemenangan beruntun apabila hasil babak kualifikasi melawan Manila Digger turut diperhitungkan.

Persib Masuk Kelompok Empat Tim dengan Catatan Sempurna

Catatan tiga kemenangan beruntun pada fase grup membuat Persib Bandung termasuk dalam kelompok kecil tim yang belum kehilangan poin di ACL Two musim 2026.

Selain Persib, tiga klub lain yang juga mencatatkan kemenangan dalam seluruh tiga pertandingan awal fase grup adalah Al Wahda FC dari Uni Emirat Arab, Machida Zelvia dari Jepang, dan Phnom Penh dari Kamboja.

Al Wahda mencatatkan hasil tersebut di Wilayah Barat, sedangkan Machida Zelvia dan Phnom Penh melakukannya di Wilayah Timur.

Persib juga memiliki catatan pertahanan yang menonjol karena belum menerima satu gol pun sepanjang tiga pertandingan fase grup.

Dari keempat tim yang selalu menang tersebut, hanya Persib dan Machida Zelvia yang belum kebobolan.

Catatan tersebut menunjukkan efektivitas pertahanan Persib ketika menghadapi klub-klub dari Korea Selatan, Vietnam, dan Australia.

Namun, perjalanan Persib dalam kompetisi tersebut masih berada pada tahap awal karena fase grup belum selesai.

Jadwal Padat Jadi Tantangan Persib Pertahankan Performa

Rangkaian kemenangan Persib menjadi modal penting untuk melanjutkan persaingan di Grup E ACL Two 2026.

Meski demikian, Maung Bandung masih menghadapi tantangan untuk menjaga konsistensi permainan dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.

Salah satu faktor yang perlu dihadapi adalah jadwal pertandingan yang padat dan berpotensi menguras kondisi fisik pemain.

Marc Klok dan rekan-rekannya dituntut menjaga kebugaran agar dapat mempertahankan penampilan positif di kompetisi antarklub Asia.

Persib juga harus mempertahankan keseimbangan antara produktivitas serangan dan kekuatan pertahanan yang telah menghasilkan tiga kemenangan tanpa kebobolan.

Dengan hasil yang diperoleh sejauh ini, Persib telah menunjukkan kemampuan bersaing menghadapi tiga klub dari negara dengan peringkat sepak bola Asia lebih tinggi daripada Indonesia.

Namun, keberhasilan melangkah lebih jauh di ACL Two masih bergantung pada hasil pertandingan berikutnya serta kemampuan tim menjaga konsistensi di tengah jadwal kompetisi yang padat.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026