
Pantau - PSM Makassar menyiapkan jersi spesial untuk menghadapi kompetisi Piala Liga atau I.League Cup musim 2026/2027 sekaligus memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-111 klub berjuluk Juku Eja tersebut.
Jersi edisi khusus itu dijadwalkan langsung digunakan saat PSM Makassar menghadapi De Red FC pada pertandingan perdana Grup K Zona Timur 2 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Selasa (3/11/2026).
Manajemen PSM Makassar secara resmi memperkenalkan dua jenis jersi spesial pada Senin (2/11/2026), yakni jersi kandang berwarna merah maroon dan jersi tandang yang didominasi warna keemasan.
Manajer PSM Makassar Muhammad Nur Fajrin menjelaskan bahwa peluncuran jersi tersebut menjadi persembahan khusus untuk memperingati perjalanan panjang klub yang telah memasuki usia 111 tahun.
"Ada jersi khusus HUT ke-111, nanti akan kami gunakan di I.League Cup, karena momennya pas ya," ujar Nur Fajrin, dikutip dari laman resmi I.League, Senin (2/11/2026).
Jersi HUT ke-111 PSM Makassar Gunakan Logo Lama Era 2000-an
Jersi spesial HUT ke-111 PSM Makassar menghadirkan desain yang memadukan unsur sejarah klub dengan identitas perlengkapan olahraga yang digunakan tim.
Salah satu ciri utama jersi tersebut adalah penggunaan logo lama PSM Makassar yang pernah digunakan pada era awal 2000-an, menggantikan logo klub yang digunakan saat ini.
Desain tersebut juga dikombinasikan dengan logo trefoil dari produsen perlengkapan olahraga Adidas.
Selain itu, jersi edisi khusus tersebut dilengkapi logo peringatan HUT ke-111 PSM Makassar dengan mencantumkan tahun 1915–2026 sebagai penanda perjalanan sejarah klub.
"Ini seri khusus. Yang paling menonjol adalah penggunaan logo. Yang kami tampilkan bukan logo PSM saat ini, tapi menggunakan logo lama saat kami memasuki tahun 2.000 awal," lanjut Nur Fajrin.
Menurut Nur Fajrin, penggunaan logo lama merupakan bagian dari konsep nostalgia yang ingin dihadirkan melalui jersi edisi khusus tersebut.
Konsep itu sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang PSM Makassar serta kontribusi para pemain dan tokoh klub dari generasi sebelumnya.
Manajemen Juku Eja ingin menegaskan bahwa perjalanan dan pencapaian PSM Makassar saat ini tidak dapat dipisahkan dari perjuangan para pendahulu sepanjang sejarah klub.
"Salah satu poin yang ingin kami sampaikan bahwa perjalanan PSM hari ini tidak mengesampingkan atau lepas dari peran ataupun kemenangan yang sudah dibuat dari pendahulu kami pada masa-masa sebelumnya," ungkap Nur Fajrin.
Jersi Spesial PSM Makassar Dijual Terbatas Hanya 700 hingga 800 Buah
Selain digunakan para pemain dalam pertandingan I.League Cup 2026/2027, jersi spesial HUT ke-111 PSM Makassar juga direncanakan dipasarkan kepada para pendukung klub.
Manajemen PSM Makassar berencana menjual jersi edisi khusus tersebut dalam jumlah terbatas, yakni sekitar 700 hingga 800 buah.
Jumlah produksi yang dibatasi tersebut menjadikan jersi peringatan HUT ke-111 sebagai edisi khusus yang memiliki nilai historis bagi para pendukung Juku Eja.
Kehadiran jersi tersebut juga menjadi bagian dari upaya klub mengenang perjalanan panjang PSM Makassar sejak 1915 hingga 2026.
Darije Kalezic Soroti Penyelesaian Akhir PSM Makassar Jelang Lawan De Red FC
Sementara itu, dari sisi persiapan pertandingan, pelatih kepala PSM Makassar Darije Kalezic berharap anak asuhnya mampu menunjukkan penyelesaian akhir yang lebih baik ketika menghadapi De Red FC.
Kalezic memberikan perhatian khusus terhadap efektivitas serangan dan kemampuan pemain dalam memanfaatkan peluang mencetak gol.
Evaluasi tersebut dilakukan setelah PSM Makassar menelan kekalahan 0-1 dari Madura United pada pertandingan terakhir mereka dalam lanjutan kompetisi BRI Super League.
Dalam pertandingan tersebut, PSM Makassar mampu mendominasi jalannya laga dan menciptakan sejumlah peluang untuk mencetak gol.
Namun, peluang yang diperoleh para pemain gagal dikonversi menjadi gol sehingga Juku Eja harus menerima kekalahan dengan skor tipis.
Kalezic menegaskan bahwa kegagalan memaksimalkan peluang bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pemain, melainkan persoalan yang harus diperbaiki seluruh anggota tim.
"Kami bisa menciptakan banyak peluang dan mendominasi pertandingan seperti pertandingan lawan Madura United. Bukan hanya satu pemain yang gagal konversi peluang, ada Rizky Eka, Stefan Jevtoski yang merupakan pemain terbaik kami, dan yang lain. Bukan hanya satu pemain, tapi semuanya," kata Kalezic.
Pelatih PSM Makassar tersebut secara khusus menyebut Rizky Eka dan Stefan Jevtoski sebagai beberapa pemain yang memperoleh peluang dalam pertandingan sebelumnya, tetapi belum berhasil memaksimalkannya.
Kalezic berharap timnya tidak hanya mampu menguasai permainan dan menciptakan peluang, tetapi juga lebih efektif dalam menyelesaikan serangan saat menghadapi De Red FC.
PSM Makassar Bidik Hasil Positif pada Laga Perdana I.League Cup
Pertandingan menghadapi De Red FC menjadi kesempatan bagi PSM Makassar untuk memperbaiki hasil pertandingan sebelumnya sekaligus mengawali perjalanan di I.League Cup 2026/2027 dengan hasil positif.
Laga yang berlangsung di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Selasa (3/11/2026), tersebut juga menjadi momentum istimewa karena para pemain akan mengenakan jersi khusus peringatan HUT ke-111 klub.
Dengan memadukan perayaan sejarah klub dan persiapan teknis menghadapi pertandingan, PSM Makassar berupaya menjadikan laga perdana di I.League Cup sebagai momentum kebangkitan setelah kekalahan dari Madura United.
Jersi spesial yang mengusung identitas lama klub tersebut sekaligus menjadi simbol penghormatan terhadap perjalanan panjang PSM Makassar dalam mengarungi kompetisi sepak bola Indonesia.
- Penulis :
- Leon Weldrick




