HOME  ⁄  Sepakbola

Persijap Terpuruk di Dasar Klasemen, Juan Cortes Yakin Timnya Segera Bangkit

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Persijap Terpuruk di Dasar Klasemen, Juan Cortes Yakin Timnya Segera Bangkit
Foto: Pesepak bola Persijap Jepara Abrizal Umanailo (kiri) berusaha melewati adangan pesepak bola Garudayaksa FC Alfin Faiz Kelilauw (kanan) pada pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (7/11/2026). Garudayaksa FC berhasil menang atas Persijap Jepara dengan skor akhir 2-1.

Pantau - Pelatih Persijap Jepara Juan Cortes optimistis timnya mampu bangkit dari keterpurukan setelah belum meraih kemenangan dalam sembilan pertandingan BRI Super League musim 2026/2027.

Persijap kembali menelan kekalahan setelah ditundukkan Garudayaksa FC dengan skor 1-2 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (7/11/2026).

Kekalahan tersebut membuat Laskar Kalinyamat tetap berada di dasar klasemen sementara atau peringkat ke-18 dengan koleksi dua poin dari sembilan pertandingan.

Sepanjang musim ini, Persijap baru mencatat dua hasil imbang dan tujuh kekalahan.

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan seluruh anggota tim harus bekerja keras untuk memperbaiki kesalahan dan mengakhiri rentetan hasil buruk.

“Kita yakin kita bisa ubah situasi yang ada sekarang. Memang situasi tidak baik. Kita tidak bisa salahkan siapa-siapa. Hanya kita sendiri yang bisa mengubah situasi ini. Harapannya, semua mau memperbaiki kesalahan-kesalahan seperti kebobolan di menit-menit akhir. Kita harus bangkit dan terus kerja keras dan tidak mengulangi kesalahan yang sama,” kata Cortes, dikutip dari laman resmi I.League, Minggu (8/11/2026).

Persijap Kembali Kebobolan pada Menit Akhir

Dalam pertandingan melawan Garudayaksa FC, Persijap tertinggal lebih dahulu setelah Jayro Jean mencetak gol pada menit ke-45.

Tuan rumah kemudian berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol Weynderson Santos pada menit ke-85.

Namun, Persijap gagal mempertahankan hasil imbang setelah Brian Rubio mencetak gol kemenangan Garudayaksa melalui sundulan pada menit ke-90+2.

Gol tersebut kembali memperlihatkan persoalan konsentrasi Persijap pada pengujung pertandingan.

Cortes menilai kedua tim sebenarnya tampil saling menyerang sepanjang laga, tetapi anak asuhnya belum mampu memaksimalkan peluang dan menjaga pertahanan dengan baik.

“Kalau kita lihat sepanjang laga, kedua tim bermain saling menyerang. Namun kami kembali dapat hasil yang tidak bagus. Inilah sepak bola, saat kita tidak kuat dalam bertahan dan tidak efisien dalam menyerang, itu yang terjadi,” kata Cortes.

Juan Cortes Ungkap Kendala Persiapan Tim

Cortes mengakui Persijap menghadapi sejumlah persoalan sejak awal musim, termasuk keterlambatan persiapan dan perubahan komposisi pemain akibat cedera.

Kondisi tersebut menjadi bagian dari tantangan yang dihadapi tim dalam menjalani persaingan BRI Super League musim ini.

“Mengenai keterpurukan Persijap hingga laga kesembilan saat ini, pelatih asal Spanyol itu memberikan penjelasannya. “Sejak awal kita persiapan terlambat. Bongkar pasang pemain karena cedera juga. Kita paham tuntutan suporter yang ingin tim menang. Tapi kita juga tentu ingin menang. Tidak ada yang senang dengan kekalahan. Kami ingin menang, tapi ini belum terjadi, kita harus terus perbaiki lagi,” ucapnya menambahkan.

Meski hasil pertandingan belum sesuai harapan, Cortes menegaskan timnya tidak akan menyerah dalam upaya meraih kemenangan perdana.

“Kita harus tetap jalan, harus coba lagi perbaiki. Kita ingin kemenangan perdana tapi hasil sementara tidak demikian. Kita semua kecewa, sedih. Tapi sepak bola ya seperti ini. Kita harus tetap tatap ke depan untuk bisa lebih baik lagi,” dia menegaskan.

Persijap Hadapi Bhayangkara FC pada 21 November

Kesempatan berikutnya bagi Persijap untuk meraih kemenangan perdana akan datang pada pekan kesepuluh BRI Super League.

Laskar Kalinyamat dijadwalkan menjalani pertandingan tandang melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada 21 November 2026.

Pertandingan tersebut berlangsung setelah jeda agenda internasional FIFA pada November.

Persijap akan berupaya memperbaiki penampilan agar dapat keluar dari dasar klasemen dan mengakhiri catatan tanpa kemenangan.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026